LAKI-LAKI SEBAGAI KEPALA DARI PEREMPUAN

SURAT GEMBALA

Minggu, 04 SEPTEMBER 2022

 

LAKI-LAKI SEBAGAI KEPALA DARI PEREMPUAN.

Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki adalah Kristus, KEPALA DARI PEREMPUAN IALAH LAKI-LAKI dan Kepala dari Kristus ialah Allah.

I Korintus 11 : 3.

 

Keluarga sesungguhnya merupakan miniatur dari sebuah lembaga, dimana Allah sendiri telah menetapkan STRUKTUR kepemimpinan dalam keluarga; yaitu ALLAH – KRISTUS – LAKI-LAKI – PEREMPUAN. Keluarga juga menjadi ALAT UKUR (Barometer) untuk mengukur kecakapan seorang pemimpin. I Timotius 3 : 5 : Jikalau seorang TIDAK TAHU MENGEPALAI KELUARGANYA SENDIRI, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah ?

Sebagai KEPALA, seorang laki-laki bukanlah sebagai bos untuk dilayani. Sebagai kepala, laki-laki adalah sumber yang sangat menentukan didalam keluarga. Mazmur 128 : 3-4 : Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur didalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu. Sesungguhnya demikian akan diberkati ORANG LAKI-LAKI YANG TAKUT AKAN TUHAN. Artinya, apa yang terjadi dan dilakukan seorang laki-laki (suami) akan berdampak langsung terhadap keluarga dalam hal ini isteri dan anak-anaknya.

Oleh sebab itu kepemimpinan dan peranan seorang laki-laki mutlak diperlukan dalam keluarga. Kepemimpinan Iaki-laki yang lemah akan membuat struktur rumah tangga akan rusak ( I Raja-raja 21 : 1-15 – tentang Ahab dan Nabot) Seorang laki-laki yang baik haruslah DISEGANI dan DIHORMATI oleh anak-anaknya ( I Timotius 3 : 4). Ada 3 (tiga) tanggung jawab utama seorang laki-laki sebagai KEPALA dihadapan Allah, yaitu :

  1. Sebagai Pemimpin (Leader) : laki-laki bertanggung jawab menentukan arah dan memberikan teladan bagi isteri dan anak-anaknya.
  2. Sebagai Imam (Priest) : Laki-laki bertanggung jawab membawa dan mewakili seluruh anggota keluarganya dihadapan Tuhan.
  3. Sebagai Nabi (Prophet); seorang laki-laki bertanggung jawab menyampaikan firman Tuhan kepada seisi keluarganya.

Pertanyaan : Apakah sebagai laki-laki kita sungguh menyadari dan melaksanakan peranan kita dengan tepat dan benar. Kalau isterimu dominan dan mengambil peran Kepemimpinan (KEPALA) dalam keluarga rumah tanggamu, mungkin karena engkau tidak melakukan perananmu dengan benar.

 

Selamat Hari Minggu, Selamat beribadah, Tuhan Yesus menyertai kita semua……!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *