GEREJA YANG DEWASA DALAM MENYIKAPI GEJOLAK POLITIK DUNIA

Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah: SEBAB SEMUANYA ITU HARUS TERJADI, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

Matius 24 : 6-7

Politik Global (Dunia) adalah interaksi, Dinamika kekuasaan dan hubungan yang melampaui batas Negara yang memengaruhi hubungan Internasional dan membentuk tatanan dunia. Arah kebijakan Politik Global dunia saat ini sesungguhnya untuk mencapai dan mewujudkan dunia dengan : ONE GEVERNMENT, ONE RELIGION, ONE ECONOMY (Satu Pemerintahan, Satu Agama dan Kesatuan Ekonomi), yang akan menggenapi nubuatan dalam Kitab Daniel 9 :26-27 tentang PEMERINTAHAN DUNIA DIBAWAH SATU TANGAN. Dalam peta Geo Politik dunia saat ini, setiap Negara harus memilih untuk ber-afiliasi dengan ke-tiga Negara besar dunia yaitu : Cina, Amerika serikat dan Rusia. Menyikapi gelombang protes turun ke jalan dan boikot terhadap peroduk Israel oleh masyarakat Indonesia, Jusuf Kala dalam acara Penghargaan MUI di Hotel Sahit Jaya, Jakarta pada hari Kamis, 03 Oktober 2024 dengan tegas mengatakan bahwa hanya ada 3 (Tiga) orang yang dapat menghentikan Perang Palestina (Gaza) yaitu Benyamin Natanyahu (Perdana mentri Israel), Yahya Sinwar (Pemimpin Hamas) dan Presiden Amerika. Hal ini memnunjukkan bahwa ada pribadi-pribadi tertentu yang saat ini sendang memegang kendali atas politik dunia. Politik global dapat mencegah atau memicu perang, sementara Perang dapat dengan drastis merubah lanskap (Tatanan) politik dan ekonomi global. Sebagai contoh : perang yang terjadi di Timur tengah dan Iran mengganggu pasokan minyak dunia yang menyebabkan naiknya harga minyak, perang Rusia dan Ukraina telah mengganggu pasokan gandum dunia yang berimbas pada naiknya harga tepung. Bebrapa persoalan politik yang dapat memicu timbulnya perang antara lain : Militerisme (Perlombaan kekuatan militer), Nasionalisme (Kebangaan akan Negara, Daerah atau Suku) yang berlebihan, Imperialisme (Persaingan Negara-negara untuk menguasai daerah baru untuk kepentingan politik dan ekonomi), Aliansi (Terbentuknya aliansi militer), Idiologi (Pertentangan Idiologi seperti Demokrasi, Fasisme dan Komunisme) Politik selalu diwarnai oleh Dinamika (Perubahan) dan gejolak. Perjuangan Politik tidak pernah berkata cukup. Perjuangan politik ialah untuk : Merebut, Memanfaatkan dan Mempertahankan (Defeat-Exploit- Defend).

Ada 4 (empat) hal yang harus dimiliki Gereja dan para Pemimpin gereja agar dapat dewasa dalam menyikapi gejolak politik dunia, yeitu :

  1. Gereja harus sadar bahwa Fenomena Politik itu HARUS terjadi (Matius 24 : 6)
  2. Gereja dan para Pemimpin gereja harus memahami Politik dan Arah kebijakan Politik dunia (Matius 24 : 6b)
  3. Gereja dan para Pemimpin gereja jangan berharap dan bergantung pada Politik (Yeremia 17 :6)
  4. Gereja dan Orang Kristen harus semakin percaya kepada Tuhan dan Firman-Nya (Daniel 2 : 21).

Pastikan kita adalah gereja dan orang-orang Kristen yang dewasa dalam menyikapi gejolak Politik dunia saat ini.

Selamat hari Minggu, selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati. Shalom…….!!!

 

Oleh : Pdt. RUSTAM MILING, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *