WARISAN (LEGACY) SEORANG PEMIMPIN
Aku tahu bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ketengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan DIANTARA KAMU SENDIRI akan muncul beberapa orang yang dengan ajaran palsu mereka BERUSAHA MENARIK MURID-MURID DARI JALAN YANG BENAR dan supaya mengikuti mereka.
Kisah Para Rasul 20 : 29-30.
Bagian Alkitab ini mencatat peristiwa di akhir Perjalanan Misi Rasul Paulus yang ke- 3 (Tiga). Karena ia harus buru-buru agar dapat tiba di Yerusalem pada hari Pantakosta, dia tidak bisa datang ke Efesus Ia singgah di Miletus suatu kota Pelabuhan yang berjarak sekitar 48-50 km dari kota Efesus. Ia meminta para Penatua Jemaat Efesus untuk datang ke Miletus (Kpr. 20 : 16-17) Efesus merupakan jemaat yang paling lama dilayani oleh Paulus yaitu selama 3 (Tiga) tahun (Kpr. 20 : 31). Melalui bagian ini, Rasul Paulus sebagai seorang Pemimpin mewariskan 3 (Tiga) hal penting kepada jemaat di Efesus, yaitu:
- WARISAN TELADAN ( Kpr. 20 :18 ) : Yaitu Melayani Tuhan dengan rendah hati, Pengorbanan dengan mencucurkan air mata, sering terancam untuk dibunuh oleh orang-orang Yahudi (ayat 19), Tidak melalaikan pelayanan dan memberitakan Injil (ayat 20); Tidak menghiraukan nyawanya untuk menyelesaikan pelayanan yang DITUGASKAN OLEH TUHAN kepadanya (Ayat 24), Tidak mengharapkan imbalan perak dan emas (ayat 33), bekerja dengan tangannya sendiri dalam mencukupkan keperluan dia dan kawan-kawan sepelayanannya (34); memberikan contoh dalam memberi dan berbagi (ayat 35)
- WARISAN KEWASPADAAN (Ayat 29-30) —Akan ada ancaman yang akan dihadapi oleh jemaat Efesus dari Guru-guru palsu dan orang-orang Kristen yang jahat yang digambarkan sebagai Serigala yang ganas.
- WARISAN TANGGUNG JAWAB (ayat 31-33) — Kepemimpinan HARUS berlanjut. Para penatua harus menjaga persekutuan berdasarka kebenaran yang telah diajarkan oleh Paulus.
Sebagai gembala, kini saatnya kami harus pergi. Akan tetapi Pekerjaan Tuhan dan Pelayanan di GKII Pintu Elok harus terus berjalan dan berkembang. Pasti aka nada TANTANGAN dan GONCANGAN. Tetapi Gereja dan Pelayanan ini MILIK TUHAN. Tuhan pasti akan memelihara dan memberkati gereja ini menjadi gereja yang bertumbuh dan menjadi berkat bagi banyak orang. Hormati dan dukung para Gembala yang Tuhan utus, siapapun juga mereka. TIDAK AKAN DITEMUKAN GEMBALA YANG SEMPURNA, oleh sebab itu kehadiran BPJ dan seluruh jemaat akan melengkapi kekurangan-kekurangan mereka. Surat Gembala ini adalah Surat GembalaTerakhir yang saya tulis, oleh sebab itu ijinkan saya mewakili Isteri dan kedua anak kami Ariella dan Jesiva mengucapkan: terima kasih atas dukungan dan perhatian jemaat yang luar biasa kepada kami sehingga kami dapat mengakhiri pelayanan kami selama 15 tahun di jemaat ini.Kami dibentuk dan didewasakan melalui pengalaman pelayanan ditempat ini, Kami juga mohon maaf atas keterbatasan, kesalahan dan kekurangan kami selama melayani jemaat Tuhan. KAMI SANGAT BERSYUKUR ATAS KESEMPATAN DAN KEHORMATAN YANG DIBERIKAN OLEH TUHAN UNTUK MENJADI GEMBALA DI PINTU ELOK. KAMI SANGAT TERKESAN DAN BANGGA DENGAN JEMAAT INI. Kami akan tetap menjadi bagian dari jemaat Pintu Elok serta terus mendoakan dan mendukung pelayanan yang dapat kami lakukan.
Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th