TELADAN HIDUP LIDIA

SURAT GEMBALA

Minggu, 22 MEI 2022

 

TELADAN HIDUP LIDIA

Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama LIDIA turut mendengarkan. Ia seorang PENJUAL KAIN UNGU dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. TUHAN MEMBUKA HATINYA, sehingga ia MEMPERHATIKAN apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah ia DIBAPTIS BERSAMA-SAMA DENGAN SEISI RUMAHNYA, ia mengajak kami, katanya : “ JIKA KAMU BERPENDAPAT, BAHWA AKU SUNGGUH-SUNGGUH PERCAYA KEPADA TUHAN, MARILAH MENUMPANG DIRUMAHKU.” Ia mendesak sampai kami menerimanya.

Kisah Para Rasul 16 : 14-15.

Tidak banyak informasi yang ditemukan didalam Alkitab mengenai LIDIA, termasuk tentang apakah dia memiliki suami atau anak-anak. Alkitab hanya mencatat bahwa dia dibaptis bersama SEISI RUMAHNYA, yang bisa jadi adalah para pembantu dan orang-orang yang tinggal didalam rumahnya, atau juga mungkin suami dan anak-anaknya. Alkitab hanya mencatat bahwa LIDIA adalah SEORANG PEREMPUAN PENJUAL KAIN UNGU dari kota TIATIRA (Kota Penghasil Kain Ungu yang terkenal saat itu), yang bertemu dengan Paulus dan Silas saat mereka berada di Filipi. Dia tinggal dan memiliki rumah di Filipi. (Ayat 15 dan ayat 40).

Sebagai PENJUAL KAIN UNGU menunjukkan bahwa Lidia adalah seorang PEBISNIS KELAS TINGGI, karena Kain Ungu adalah kain yang mahal yang hanya dipakai oleh orang-orang kaya dan kaum bangsawan. Lidia bertemu dengan Rasul Paulus SECARA KEBETULAN saat dia berkumpul dengan perempuan-perempuan lain di sebuah tempat ibadah Yahudi diluar gerbang kota Filipi (ayat 13). Oleh karena hari itu adalah hari Sabat, dapat dipastikan bahwa kehadiran Lidia dan perempuan-perempuan lain ditempat ibadah itu adalah untuk beribadah (Beribadah kepada Allah).                    

Ada beberapa hal menarik yang patut kita pelajari dan teladani dari Lidia :

  1. Walaupun ia TELAH BERIBADAH KEPADA ALLAH, tentu menurut agama Yudaisme (Agama nenek moyang orang Yahudi), ia belum mengerti Firman Tuhan.
  2. TUHAN MEMBUKA HATINYA, sehingga ia MEMPERHATIKAN apa yang dikatakan oleh Paulus.
  3. Setelah TUHAN MEMBUKA HATINYA, dia tidak hanya memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus, tetapi dia siap MELAKUKAN FIRMAN TUHAN. Dia dibaptis beserta seisi rumahnya (Ayat 15).
  4. Lidia memiliki kerinduan untuk MELAYANI TUHAN dengan MELAYANI HAMBA TUHAN (Paulus dan Silas).

Apakah yang seharusnya kita renungkan berdasarkan teladan hidup Lidia :

  1. Walaupun sudah bertahun-tahun BERIBADAH KEPADA ALLAH, tidak serta merta membuat Lidia MENGERTI FIRMAN ALLAH apalagi untuk melakukannya.
  2. Tuhan MEMBUKA HATI LIDIA sehingga dia mau MEMPERHATIKAN PERKATAAN PAULUS. Ingatlah : Tidak hanya Lidia yang ada disitu dan mendengarkan perkataan Paulus, tetapi TUHAN MEMBUKA HATI LIDIA sehingga dia siap MEMPERHATIKAN FIRMAN TUHAN serta menerima dan melakukan Firman Tuhan. Artinya tidak semua orang yang hadir dalam ibadah TERBUKA HATINYA untuk Firman Allah.
  3. Tanda orang yang TERBUKA HATINYA OLEH TUHAN akan siap MENDENGARKAN FIRMAN TUHAN, MELAKUKAN DAN MENTAATI firman Tuhan serta MEMILIKI KERINDUAN untuk MELAYANI dan BERKORBAN bagi Tuhan.

Ingatlah :

  1. Tidak seorangpun akan dapat mendengarkan dan mengerti Firman Tuhan kalau Tuhan tidak MEMBUKAKAN HATINYA.
  2. Tanda Orang yang Tuhan BUKAKAN HATINYA akan siap MEMPERHATIKAN FIRMAN TUHAN serta MEMILIKI KUASA untuk melakukannya Firman Tuhan. Lidia menerima Yesus dan memberi dirinya dibaptis BESERTA SE-ISI RUMAHNYA.
  3. Orang yang sudah sungguh percaya dan menerima Tuhan PASTI MEMILIKI KERINDUAN untuk melayani Tuhan.
  4. Kita dapat melayani Tuhan dengan apapun profesi kita dan apa yang kita miliki. Lidia melayani Tuhan dengan menampung Paulus dan Silas di rumahnya.
  5. Setiap kita PASTI BISA melayani Tuhan.

Selamat hari Minggu, selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati…..!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *