SEBAB KEJATUHAN YUDAS ISKARIOT

SEBAB KEJATUHAN YUDAS ISKARIOT

Matius 26:14-16, 47-50

 

Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,  kepada imam-imam kepala. Ia berkata: “Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?” Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: “Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia.” Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi, ” lalu mencium Dia. Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Hai teman, untuk itukah engkau datang?” Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.

Shalom, Ingin tahu tahu siapa sahabat sejati, Orang Kristen Sejati, Murid sejati, istri/suami sejati akan kelihatan dalam menghadapi masa-masa sulit, apakah dia tetap setia atau berkhianat dan meninggalkan kita. Kita telah memasuki bulan Paskah dan kalau kita mengingat waktu TUHAN YESUS sedang menghadapi kayu salib maka kita melihat bahwa karakter manusia menjadi jelas, murid-murid kelihatan aslinya dan diantaranya ialah Yudas Iskariot. Paling tidak ada dua Penyebab Kejatuhan Yudas Iskariot:

Pertama, Kesombongan Rohani(Luk 6:12-16) Latar Belakang Keluarga yang baik dan menganggap diri lebih baik dari yang lain. Yudas berasal dari kota Keriot (Khirbert el-Qaryatein), di sebelah selatan Yudea, sementara sebagian besar murid-murid berasal dari Galilea. Pada masa itu, orang Yudea memiliki kebanggaan sendiri karena merasa diri lebih murni dan lebih elite daripada orang Galilea. Terjebak dalam KEBANGGAAN DIRI YANG BERLEBIHAN BUKAN PELAYANAN menjabat Posisi/kedudukan yang cemerlang sebagai bendahara. Di antara murid-murid-NYA, Yudas dipercaya untuk memegang kas keuangan –bendahara(Yoh 13:29). Ia juga merangkap sie sosial yang membagi-bagikan uang untuk orang-orang miskin. Dengan demikian tentunya Yudas lebih dikenal dan dihormati oleh banyak orang daripada murid-murid yang lain. Yudas Tidak Percaya Kepada Yesus Tuhan dan tidak menerimanya menjadi juruselamat secara Pribadi, Yudas hanya memanggil Yesus Guru-Rabi.

Kedua, memiliki Karakter yang buruk(Yohanes 12:6). Yudas Iskariot adalah Pribadi yang berkarakter buruk. Hal itu dibuktikan dengan kebiasaannya Mencuri, menipu dan kehidupan yang Munafik. “ Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.“(Yoh 12:6). Yudas menyimpan ketidak-jujuran dalam dirinya. Ia tidak mengijinkan Firman TUHAN untuk mengubahkan hidupnya. Parameter kejujuran seseorang dilihat dari bagaimana ia menghandle keuangan. Jika seseorang jujur dalam keuangan, ia orang yang jujur, jika tidak jujur dalam keuangan, ia seorang yang tidak jujur. Sikap terhadap keuangan juga menunjukkan bagaimana kasih kita kepada TUHAN YESUS. Ketika kasih seseorang makin mendalam kepada YESUS KRISTUS, ia pasti makin suka berkorban. Yudas Iskariot memiliki Ambisi yang liar. Bukan berarti kita tidak boleh memiliki “ambisi” namun apa ambisi kita itu sangat menentukan. “ Yang kukehendaki ialah mengenal DIA dan kuasa kebangkitan-NYA dan persekutuan dalam penderitaan-NYA, di mana aku menjadi serupa dengan DIA dalam kematian-NYA.” (Filipi 3 : 10). Ambisi Paulus ialah mengenal YESUS KRISTUS lebih dalam dan biarlah ini menjadi ambisi kita juga dalam mengiring TUHAN YESUS KRISTUS. Dalam Yohanes 6 mencatat; Setelah mujizat 5 roti dan 2 ikan, orang-orang mendukung YESUS KRISTUS menjadi raja(Yoh 6:15) tetapi TUHAN YESUS berkata bahwa DIA datang bukan untuk memberi roti jasmani melainkan untuk menjadi roti yang terpecah(Yoh 6:53-58). Saat itu banyak yang kecewa dan mengundurkan diri(Yoh 6:66) Memang ke-12 murid tidak mengundurkan diri namun TUHAN YESUS tahu bahwa Yudas sebenarnya kecewa karena keinginannya tidak tercapai. Ambisi liar  Yudas Iskariot: mendapat jabatan yang lebih tinggi sehingga dapat mengumpulkan uang atau kekayaan sebanyak-banyaknya. Yudas Iskariot kecewa kepadaYesus. Yudas tidak mengijinkan Firman TUHAN dan ROH KUDUS menjamah hatinya. Dia mengijinkan kekecewaan, ketidakpuasan tinggal dalam hatinya sehingga berkembang menjadi roh kebencian dan Yudas dengan ketamakan terhadap 30 uang keping perak secara sukarela dan senang hati menjual dan tidak mengasihi TUHAN YESUS lagi. Hati-hati, kekecewaan yang terus dipendam bisa berkembang menjadi kebencian.

Leave a Comment

Your email address will not be published.