RAHASIA DAN MAKNA DIBALIK NAMA “IMMANUEL”

RAHASIA DAN MAKNA DIBALIK NAMA “IMMANUEL”

MATIUS 1:23

Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Immanuel” —yang berarti: Allah menyertai kita.

 

Shalom, Jemaat yang dikasihi Tuhan. Bersyukur dan Puji Kepada Tuhan kita dapat memasuki minggu adven ke-4 pada  bulan Natal tahun ini. Pasti ada banyak suka dan duka yang Tuhan izinkan untuk kita lewati dan jikalau kita dapat berdiri tegak dan kuat semuanya hanya karna penyertaan Allah(Immanuel) dalam hidup kita. Nama “Immanuel” ditulis 3 kali dalam Alkitab yakni  Yesaya 7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Immanuel. Yesaya 8:8 “Serta menerobos masuk ke Yehuda, ibarat banjir yang meluap-luap hingga sampai ke leher; dan sayap-sayapnya yang dikembangkan akan menutup seantero negerimu, ya Immanuel!” dan Mat 1:23. Immanuel atau Immanuel adalah sebuah nama yang berasal dari bahasa Ibrani  עִמָּנוּאֵל “” (El” atau Allah) beserta kita”. Nama ini terdiri dari dua kata Ibrani: אל  (El, artinya Allah) dan  עמנו    (Immanu, artinya “beserta kita”, “bersama kita” atau “dengan kita).

Istilah nama dan gelar “Immanuel” pertamakalinya dalam Yesaya 7:14. Konteks ini muncul pada saat peperangan Yehuda dengan Siria(Aram) dan Israel bersekutu, Yerusalem mau diserang(Yes 7:1-17). Raja Ahas penuh ketakutan dan nabi  Yesaya berkata kepada raja Ahas “itu tidak akan terjadi”. Nabi tersebut  berkata lagi mintalah tanda kepada Tuhan Tetapi Raja Ahas menolak dengan dalih tidak mau mencoba Tuhan dengan meminta tanda, padahal yang sebenarnya Ahas tidak percaya kepada Allah. Yesaya 7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Immanuel. Bukti Raja Ahas tidak percaya Tuhan ialah Ahas minta bantuan Tiglat Pileser Raja Asyur, menyuapnya dengan barang-barang mewah  Bait Allah(II Raj 16:7-20, II Taw 28:20-27), bukan hanya itu Ahas juga penyembahan seperti di Asyur. Hatinya sudah menyimpang pada Berhala. Lalu bagaimana Respon Nabi Yesaya; kemudian Nabi Yesaya berkata: kamu melelahkan orang dan Tuhan juga( Yes 7:13) Dalam konteks ini berita Immanuel diberikan kepada orang-orang yang tidak layak. Muncul ditengah-tengah Orang yang tidak percaya. Bukankah seperti itu keluargaku di hadapan Allah? Sebab Ia menegakkan bagiku suatu perjanjian kekal, teratur dalam segala-galanya dan terjamin. Sebab segala keselamatanku dan segala kesukaanku bukankah Dia yang menumbuhkannya?(II Sam 23:5). Paling tidak ada 4 rahasia dan makna dibalik nama” Immanuel” yakni:

Pertama, Ada dalam Keunikan Nama-Nya. Yesus adalah Allah 100% dan manusia 100 %. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia,  dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya(Yoh 1:1,14). Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Immanuel” —yang berarti: Allah menyertai kita(Mat 1:23).

Kedua, Ada dalam kesempurnaan Keimamatan-Nya. Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung ,yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita(Ibrani 4:14). Uskup Mule;”Seorang juruselamat yang tidak sepenuhnya Allah sama dengan jembatan yang putus Ujungnya”

Ketiga, Ada Kebranian menghadapi segala sesuatu. Jika Allah beserta kita, apa yang kita takutkan? Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku  ; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku(Maz 23:4)Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,  atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah,  yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Rom 8:35, 38-39).  Ada 3 jaminan pemiliharaan Allah(Providensia) bagi orang Percaya: 1). Pemiliharaan Allah tidak dapat dihindari(Inevetable Providensia). 2). Pemiliharaan tidak langsung( Indirect Providensia). 3). Providensia yang tidk masuk akal.

Keempat, Nyatakan Yesus dalam Kehidupan. Jika Allah di dalam kita maka kita akan memancarkan kemuliaan dalam hidup kita sehingga menjadi kesaksian yang hidup. Yesus di dalamku dan aku di dalam Yesus..(Gal 2:20) Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah  terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup(Yoh 8:12). Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik  dan memuliakan  Bapamu yang di sorga. (Mat 5:14,16). Natal memancarkan Kristus dalam hidup kita.

Oleh : Pdt. Paulus Timang, M.Th

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *