PERSEMBAHAN KHUSUS UNTUK MEMBANGUN KEMAH SUCI

SURAT GEMBALA

Minggu, 14 Februari 2021

 

PERSEMBAHAN KHUSUS UNTUK MEMBANGUN KEMAH SUCI.

 

Berkatalah Musa kepada segenap jemaah Israel: “Inilah firman yang diperintahkan Tuhan, bunyinya : Ambillah bagi Tuhan persembahan Khusus DARI BARANG KEPUNYAANMU; setiap orang yang TERDORONG HATINYA harus membawanya sebagai persembahan khusus kepada Tuhan :Emas, Perak dan Tembaga.

Keluaran 35 : 4-5.

 

Kemah Suci yang juga dinamai dengan : Kemah yang di Silo, Kemah Yusuf, Kemah Pertemuan, Kemah Tuhan atau Rumah Tuhan; sesungguhnya merupakan suatu tempat khusus yang dibangun oleh jemaah Israel atas perintah Tuhan kepada Musa sebagai TEMPAT KUDUS BAGI TUHAN, tempat Allah BERDIAM ditengah-tengah mereka. Kemah Suci dapat dipindah-pindah sesuai dengan keadaan jemaah Israel yang tidak menetap di suatu tempat (II Samuel 7 : 6-7). Tuhan memerintahkan pembangunan Kemah Suci dan sekaligus MENETAPKAN CARA bagaimana mereka harus membangun nya dan darimana mereka mendapatkan bahan untuk pembangunan itu.  Tuhan menetapkan bahwa pembangunan itu dilaksanakan melalui PERSEMBAHAN KHUSUS yang diambil dari BARANG KEPUNYAAN jemaah Israel, yaitu dari SETIAP ORANG YANG TERDORONG HATINYA. Artinya, Tuhan menginginkan pembangunan Kemah Suci (Tempat kediaman Allah) diambil dari BARANG KEPUNYAAN JEMAAH ISRAEL bukan dari orang lain atau hasil jarahan perang, dan secara khusus barang milik SETIAP ORANG YANG TERDORONG HATINYA.

Sebagai hamba Tuhan yang memimpin jemaah Israel, pastilah Musa berharap bahwa semua jemaah Israel akan terlibat untuk memberikan Persembahan Khusus bagi pembangunan itu, akan tetapi Tuhan menghendaki HANYA SETIAP ORANG YANG TERDORONG HATINYA. Artinya, baik Tuhan maupun Musa samasekali TIDAK MENJADIKAN ITU SEBAGAI KEHARUSAN. Tuhan melalu Musa memberikan kesempatan kepada setiap jemaah Israel untuk MENGAMBIL KEPUTUSAN SECARA PRIBADI, apakah mereka akan terlibat atau tidak. Tidak ada reaksi langsung yang diterima oleh Musa saat dia menyampaikan Firman Tuhan kepada mereka. Keluaran 35 : 20 Alkitab mencatat : Lalu pergilah segenap jemaah Israel dari depan Musa. Akan tetapi, dalam ayat 21 dan 22 Alkitab mencatat : Sesudah itu datanglah SETIAP ORANG YANG TERGERAK HATINYA, SETIAP ORANG YANG TERDORONG JIWANYA membawa persembahan khusus kepada Tuhan.

Tuhan pasti lebih dari sanggup untuk membangun Kemah Suci itu tanpa melibatkan jemaah Israel, tetapi Tuhan memberikan KESEMPATAN dan KEHORMATAN bagi jemaah Israel untuk terlibat didalamnya. Tuhan pastilah ingin memberikan kesempatan kepada sebanyak mungkin kalau bisa semua jemaah Israel, tetapi Tuhan memberikan kehormatan HANYA kepada SETIAP ORANG YANG TERGERAK HATINYA DAN YANG TERDORONG JIWANYA. Selain itu, tidak semua orang mendapatkan kehormatan dari Tuhan untuk membangun rumah Tuhan. I Tawarikh 28 : 2-3 Raja Daud begitu ingin untuk dapat membangun rumah perhentian bagi Tabut Tuhan (Bait Allah), tetapi Tuhan tidak memberikan kehormatan itu kepadanya. Ayat 6 Tuhan berfirman : Salomo, anakmu, dialah yang akan mendirikan rumah-Ku dan pelataran-Ku……

Hari ini kembali kita diberikan KESEMPATAN dan KEHORMATAN dari Tuhan untuk terlibat didalam pembangunan gedung GKII PINTU ELOK Nanga Pinoh. Tuhan pastilah mengharapkan sebanyak mungkin jemaat yang akan terlibat dan dana yang akan terkumpul. Tetapi ingatlah, Tuhan menantikan ORANG YANG TERGERAK HATINYA DAN YANG TERDORONG JIWANYA. Pastikan apapun yang anda putuskan dan berapapun nilai yang anda berikan benar-benar berasal dari hati yang DIGERAKAN oleh Tuhan dan dari jiwa yang DIDORONG oleh Tuhan. Raja Daud begitu ingin dan siap untuk membangun Bait Allah, tetapi Tuhan tidak memberikan kehormatan itu baginya. Banyak orang lain yang mungkin lebih hebat atau lebih kaya dari kita hari ini, tetapi Tuhan sedang MEMBERIKAN KEHORMATAN kepada kita. Terima lah ini sebagai kehormatan dari Tuhan dan bukan sebagai beban berat yang menakutkan.

Tuhan akan memberkati anda sesuai dengan motivasi dan pemberian anda kepada Tuhan dan pekerjaan Tuhan. II Korintus 9 : 7-8 : “Hendaklah masing-masing memberikan MENURUT KERELAAN HATINYA, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan didalam segala sesuatu dan malah berkelebihan didalam pelbagai keajikan.”

Selamat hari minggu, selamat beribadah dan melayani Tuhan, tuhan Yesus memberkati……!!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *