PENGORBANAN YONATAN

SURAT GEMBALA

Minggu, 10 OKTOBER 2021

 

PENGORBANAN YONATAN

I SAMUEL 20:33,  18:1-4

Lalu Saul melemparkan tombaknya kepada Yonatan untuk membunuhnya. Maka tahulah Yonatan, bahwa ayahnya telah mengambil keputusan  untuk membunuh Daud. Setelah selesai berbicara dengan Saul, jiwa Yonatan terikat dengan jiwa Daud. Yonatan mengasihinya seperti jiwanya sendiri. Pada hari itu, Saul mengambil dia dan tidak memperbolehkannya pulang ke rumah ayahnya. Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, sebab dia mengasihinya seperti dirinya sendiri. Yonatan menanggalkan jubah yang dikenakannya, lalu memberikannya kepada Daud, beserta baju perangnya, termasuk pedang, panah, dan ikat pinggangnya.

Shalom, Yonatan (Septuaginta : ‘Ionáthan) : nama orang dari bahasa Ibrani, artinya : “TUHAN (Yahweh) menganugerahkan” atau “pemberian TUHAN (=Yahweh)” Dalam [bahasa Yunani] dapat diterjemahkan sebagai “theodore”  Ia adalah anak sulung Raja Saul. Dalam percaturan politik maka cara untuk mengamankan kekuasaan adalah dengan menyingkirkan/melenyapkan orang-orang yang bisa dianggap menjadi ancaman. Itulah yang dilakukan raja Herodes dan hal yang sama dilakukan raja Saul. Yonatan adalah anak Saul yang kelak mewarisi kerajaan ayahnya, Yonatan adalah putra mahkota. Secara logika seharusnya Yonatan pro dengan raja Saul ayahnya, tetapi justru Yonathan lah yang menyelamatkan Daud. Meluputkan Daud dari rencana jahat ayahnya yang hendak membunuhnya. Mengapa Yonathan melakukan hal itu ?

Pertama, Yonatan mengasihi Daud (I Sam 18:2). Diseluruh Alkitab yang telah dibaca hanya Yonatan yang mengasihi orang lain seperti dirinya sendiri. Artinya ia mau apa yang menjadi kepentingan Allah dalam kehidupan Daud terjadi dan ia berusaha untuk menjadi alat Tuhan dalam menggenapinya. Dasar kasih Yonatan kepada Daud adalah hubungan pribadinya dengan Tuhan. Dalam hal ini berkaitan dengan ada nya keterikatan spiritual. Jiwa berpadu jiwa yang menjalani hidup bersama Tuhan. Kebiasaan ritual Israel mengenal kehendak Allah : salah satu basic ialah turim dan tumim : membuang undi. analisa pribadi : jiwa mereka terkoneksi karena kehidupan keseharian mereka tinggal dan diam dalam hadirat Tuhan hidup bersama Tuhan. Contoh : anak tahu kehendak orang tua dari perkataannya terlebih kehidupannya.

Kedua, menaklukan kehendak diri kepada kehendak Tuhan (I Sam 23:17). Yonatan mengambil keputusan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. untuk kepentingan Allah, beranikah kita menaklukkan diri ? siap menjadi No 2. Yonatan menanggalkan jubah  yang dipakainya, dan memberikannya kepada Daud, juga baju perangnya, sampai pedangnya, panahnya dan ikat pinggangnya (I Sam 18 : 4, TB) JUBAH : PROFESI ATAU JABATAN (Bdg I RAJ 19:19-20: ELIA DAN ELISA). Yonatan menanggalkan jubah berarti Yonatan menyerahkan kedudukannya kelak menjadi Raja kepada Daud. Raja Saul juga tahu dan sudah menduga (16).

Ketiga, Yonatan bersahabat dengan Daud, keduanya saling mengikat Perjanjian (I Sam 18:3). Didalam dunia kuno , ketika kedua orang mengikat perjanjian maka mereka akan bersumpah dalam nama Allah. Berarti Allah yang menjadi saksi atas perjanjian mereka dan kalau mereka melanggar perjanjian tersebut tersirat bahwa Allah yang akan menghukum mereka. Percaya kepada Tuhan ada diantara mereka dan keturunan mereka (I Sam 20:42). Meneguhkan kembali perjanjian pada pertemuan mereka terakhir (1 Sam 23:18) aplikasi : Relasi kita dengan Tuhan adalah relasi perjanjian (Luk 22:19-20). Umat perjanjian Tuhan. Relasi suami-istri (Maleakhi 2:14). perjanjian pernikahan.

Selamat hari Minggu, Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati…..!!

Oleh. Pdt. Paulus Timang, M.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *