PENGORBANAN NEHEMIA

SURAT GEMBALA

Minggu, 12 SEPTEMBER 2021

 

PENGORBANAN NEHEMIA

 

NEHEMIA 1:4

Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa  ke hadirat Allah semesta langit (TB).

 

Shalom, Nehemia adalah tawanan bangsa Persia yang bekerja melayani raja di benteng susan sebagai juru minum Raja. Pekerjaan Nehemia sangat strategis karena memiliki akses langsung dengan Raja dan dekat dengan Raja. Nehemia (bahasa Ibrani: נְחֶמְיָה, Modern ;Nəḥemya Tiberias: Nəḥemyāh ; “Dihiburkan oleh Yahweh”). Tugas juru minum Raja: Sebagai tester minuman Raja; menjaga Raja agar jangan ada bibit penyakit dan racun dalam minuman. Herodutus (sejarawan Yunani) menuliskan bahwa juru minuman Raja sangat dihormati di Persia. Hati Nehemia hancur dan tergugah terhadap bangsanya setelah mendengar berita dari Hanani yang tinggal di Yerusalem. Berita yang sangat menyedihkan karena:

Tembok-tembok Yerusalem telah dihancurkan dan keadaan di Yerusalem sunyi sepi. Raja Artahsasta yang dulunya mendukung pembangunan sekarang menghentikan pembangunan kota Yerusalem karena ada protes penduduk dari seberang sungai Efrat. Ini sangat menghancurkan harapan bangsa Israel (Ezra 4) dan yang terakhir,  Bait Suci telah dibangun kembali tetapi belum difungsikan dengan baik karena para pelayan yang melayani di Bait suci tidak sanggup hidup di Yerusalem karena situasinya belum kondusif. Apakah yang Nehemia lakukan sebagai sikap dan respon Nehemia setelah mendengar berita tersebut ?

Pertama, Nehemia berdoa dan berpuasa (Neh 1:4). 4 bulan berdoa dan berpuasa. Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit (Neh 1: 4). Nehemia adalah seorang pemimpin yang memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam mengatur dunia pribadinya. Ini terlihat ditengah-tengah segala kesibukannya membangun tembok Yerusalem ia tetap memiliki waktu untuk berdoa (Neh 1:4; 4:4; 5:19; 8).  Seorang pemimpin harus dapat mengatur kehidupan pribadi secara spiritual maupun fisik. Kalau hal ini tidak terpenuhi maka akan membahayakan dirinya, keluarga, pelayanan, dan pengikutnya dalam pelaksanaan tugasnya, Nehemia bersandar kepada Tuhan bukan kepada kemampuan dirinya atau orang lain (Neh 4:9).  Hudson Taylor missionary yang melayani di  China selama  51 tahun ungkapkan : kita dapat menggerakan orang dengan perantaraan Tuhan, hanya dengan doa.

Kedua, tetap membangun tembok kendatipun banyak tantangan (Neh 6:1-19). Nehemia membangun jaringan mitra pendukung (Neh 1-3). Nehemia bermitra serta melibatkan sebanyak mungkin lapisan masyarakat yang ada pada jamannya (Neh 1-3) sebagai jaringan pendukung untuk mencapai tujuannya. Orang-orang tersebut dari berbagai macam pekerjaan, jabatan, usia, jenis kelamin, suku dan bangsa, seperti: imam, raja, bupati, militer, tukang-tukang ahli, pedagang, orang-orang Yahudi, maupun dari kota atau bangsa lain. Semua orang yang terlibat didalam jaringan pendukung ini dapat dikelompokkan menjadi sbb: Jaringan pendukung dari dalam / Orang Yahudi dan jaringan pendukung dari luar / non Yahudi. Suatu dunia dimana Allah telah menetapkan kita sebagai mahkluk sosial yang saling membutuhkan dan memiliki ketergantungan satu sama lain (Kej 2:18; Pengkhotbah 4:9-10). Keberhasilan Nehemia membangun jaringan atas bangsanya sendiri adalah suatu gambaran akan pentingnya seorang pemimpin untuk membangun jaringan sumber daya didalam organisasi yang dipimpinnya. Keberhasilan didalam mengembangkan sumber daya akan membuat organisasi tersebut menjadi kuat didalam menghadapi tantangan yang seberat apapun. Pemimpin yang tidak mampu membangun jaringan pendukung dari luar, akan membuat organisasi yang dipimpinnya tidak berkembang atau stagnasi. Karena itu Nehemia mengembangkan jaringan dengan orang-orang non Yahudi untuk dapat membangun tembok Yerusalem yang runtuh itu. Nehemia tidak membalas waktu dihina diolok, diancam dan hendak dibunuh. DIMUSUHI OLEH 3 TOKOH MASYARAKAT: SANBALAT; GUBERNUR SAMARIA DI UTARA YUDEA: Skenario pembunuhan di Kefirim, Lembah Ono (Neh 6:1-4), berita Hoaxs dan Fitnah tentang tembok Yerusalem dibuat  sebagai bukti pemberontakan terhadap Persia (Neh 5: 6-9), memakai nabi Semaya yang mengucapkan  Nubuat palsu (Neh 10) TOBIA, GUBERNUR AMON DI TIMUR YUDEA, GESYEM ORANG  ARAB (NEH 12:18-19) DI SELATAN YUDEA.

Tiga, Berani Bayar harga (Neh 5:1-16). Nast ini memberikan penjelasan bahwa sebenarnya Nehemia telah diangkat menjadi gubernur (ay. 14: bupati) dari daerah Yehuda. Dia telah menerima jabatan itu ketika dia datang di Yerusalem untuk membangun kembali tembok kota Yerusalem. Di ayat 1-5 dia menerima kabar bahwa banyak rakyat miskin di Israel yang terpaksa menjual anak-anak mereka sebagai budak. Mereka memiliki utang yang banyak karena kemiskinan. Keadaan menjadi semakin parah karena untuk membayar makanan pada waktu lapar, mereka menggadaikan kebun mereka. Kebun anggur dan kebun-kebun lain yang mereka miliki, walaupun telah digadaikan, tetap tidak cukup untuk membiayai kehidupan mereka. Maka anak-anak mereka harus dijual sebagai budak demi mencukupi kebutuhan hidup mereka. Ketika anak-anak Israel menjadi budak dari orang-orang Israel, ada peraturan Taurat yang menjaga hak para budak itu, yaitu bahwa setelah enam tahun mereka menjadi budak, tahun ketujuh mereka harus dibebaskan dari perbudakannya (Kel. 21:2). Tuhan murka kepada kaum Yehuda pada zaman Nabi Yeremia juga karena hal yang sama, yaitu pada tahun yang ketujuh orang-orang Yehuda masih memperbudak sesama saudaranya (Yer. 34:14) Maka, kejadian yang membuat Nehemia marah ini bukanlah karena ada seorang Israel yang dijadikan budak, tetapi lebih kepada setelah tahun ketujuh mereka tetap memperbudak sesama saudaranya sendiri. Maka Nehemia memerintahkan kepada rakyat Israel untuk mengembalikan tanah dan ladang, beserta kebun anggur dan kebun lainnya yang diambil dari orang Israel yang miskin. Nehemia memahami inti dari permasalahan. Semua rakyat mendengarkan Nehemia. Mereka membebaskan orang-orang miskin di Israel dari utang mereka. Mengapa mereka langsung taat kepada perintah Nehemia? Karena dalam ayat 10 dikatakan bahwa baik Nehemia maupun kaum keluarga Nehemia adalah yang terlebih dahulu melakukan penghapusan utang itu

 

Selamat hari Minggu, Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati……!!

 

Oleh : Pdt. Paulus Timang, M.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *