(Sacrificial leadership)
Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih SESEORANG YANG MEMBERIKAN NYAWANYA untuk sahabat-sahabatnya.
Yohanes 15 : 13
Shalom Jemaat Tuhan Yang Tuhan Yesus berkati…… Pada Minggu terakhir dalam bulan Pebruari tahun 2026 ini kita akan berbicara tentang PEMIMPIN YANG BERKORBAN (Sacrificial Leadership). Sebelum kita berbicara tentang tanda-tanda atau cirri-ciri dari Pemimpin yang berkorban, kita seharusnya memahami apakah yang dimaksud dengan BERKORBAN. Berkorban adalah :TINDAKAN MEMBERIKAN ATAU MERELAKAN SESUATU YANG PALING BERHARGA YANG DIMILIKI, BAIK BERUPA HARTA, WAKTU, TENAGA MAUPUN PERASAAN, secara Iklas demi tujuan yang mulia atau untuk orang lain atau karena ketaatan kepada Tuhan tanpa mengharapkan imbalan langsung. Yesus menunjukkan teladan dalam hal berkorban dengan MEMBERIKAN NYAWA-NYA untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. Sesuai dengan teladan yang diberikan oleh Yesus, sebagai orang Kristen kita seharusnya menjadi SEORANG PEMIMPIN YANG BERKORBAN. Sehubungan dengan PEMIMPIN YANG BERKORBAN, kita akan belajar dari teladan beberpa Pemimpin didalam Alkitab, yaitu :
- TUHAN YESUS : Memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang (Matius 20 : 28), Membasuh kaki murid-murid-Nya (Yohanes 13 : 1-17)
- MUSA : Memilih menderitabersama Umat Allah daripada menikmati kesenangan sementara di istana Firaun (Ibrani 11 : 25), Merelakan namanya DIHAPUS DARI KITAB KEHIDUPAN TUHAN demi menyelamatkan bangsa Israel dari murka Allah (Keluaran 32 : 32)
- NEHEMIA : Meninggalkan posisi sebangai JURU MINUM RAJA di Persia untuk membangun kembali tembok Yerusalem. Selama 12 tahun menjadi Bupati di Yehuda, Nehemia tidak mengambil gaji (ROTI BUPATI) demi meringankan beban rakyat yang miskin (Nehemia 5 : 14-18). Bekerja keras tanpa lelah, menghadapi Penghinaan dan Amcaman dari pihak Sanbalat dan Tobia (Nehemia 2 : 19-20)
- RASUL PAULUS : Rela menanggung Penderitaan fisik, Penjara, Kekurangan dan ancaman Kematian demi tetap memberitakan Injil ( II Korintus 11 : 23-28), Menjadi tukang Kemah untuk mencukupkan keperluan untuk dapat memberitakan Injil (Kisah Para Rasul 18 : 23)
- ESTER : Seorang Ratu yang mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan bangsanya (Orang Yahudi) dari rencana pemusnahan oleh Haman (Ester 4 : 16)
- DAUD : Daud maju berperang melawan Goliat ditengah ketakutan seluruh umat Israel (I Samuel 17 :32). Jiwa kepemimpinan Daud telah dimiliki sejak masa kecilnya ( I Samuel 17 : 34-35 ).
Seorang pemimpin sejati adalah seorang PEMIMPIN YANG MENGORBANKAN DIRINYA UNTUK MELINDUNGI DAN MENJAMIN ORANG LAIN ATAU RAKYAT YANG DIPIMPINNYA, BUKAN SEBALIKNYA MENGORBANKAN ORANG LAIN ATAU RAKYAT YANG DIPIMPINNYA UNTUK KESELAMATAN, KESEJAHTERAAN DAN KEPENTINGAN DIRINYA. Tanpa memiliki HATI YANG BERKORBAN, MUSTAHIL AKAN MENJADI SEORANG PEMIMPIN YANG BESAR DAN BERPENGARUH.
Patikan kita memiliki hati yang berkorban dan melayani. Kita seharusnya memiliki komitmen untuk lebih berbahagia memberi daripada menerima. KEPEMIMPINAN SEJATI BUKANLAH BERASAL DARI JABATAN YANG KITA MILIKI, KEPEMIMPINAN SEJATI LAHIR DARI PENGARUH YANG DIRASAKAN DAN DIALAMI ORANG LAIN DARI PELAYANAN DAN PENGORBANAN YANG KITA BERIKAN. Kepemimpinan duniawi dicapai dengan mengorbankan orang lain, tetapi kemimpinan rohani dicapai dengan pengorbanan diri. Matius 23 : 11 : Barangsiapa TERBESAR di antara kamu, hendaklah ia MENJADI PELAYAN-mu.
Selamat hari Minggu, selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati…….Shalom……!!!
Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th