MENYIKAPI MASALAH SOSIAL

MENYIKAPI MASALAH SOSIAL

MATIUS 25:31-46

 

Shalom, masalah social yang dipaparkan Tuhan Yesus pada akhir zaman menurut Injil Matius 25:31-46 ialah Kelaparan;kekurangan makanan, Kehausan; kekurangan air, kekurangan tempat tinggal, Telanjang;kekurangan pakaian, tidak peduli dengan orang sakit, dan tidak peduli dengan orang yang dipenjara/menerima hukuman. Hidup orang percaya adalah peperangan rohani.  ada tulisan yang sangat miris dan mengevaluasi kehidupan  rohani kita;orang-orang gereja lebih jahat daripada pasukan militer dalam peperangan. mengapa?didalam pasukan militer, kalau ada anggota pasukannya yang terjatuh dan tertembak, jiwa korsa akan muncul sehingga mereka  mengangkat dan menyembuhkan anggota yang tertembak. berbeda dengan gereja, yang sering terjadi kalau ada anggota tertembak dan terjatuh, bukannya anggota lain menolong dan memulihkan lukanya melainkan sama-sama menembak dan menjatuhkannya lagi dan lagi. Sangat memprihatinkan adanya Fakta kehidupan manusia termasuk yang menyebutkan diri sebagai orang percaya memiliki prinsip kehidupan berikut ini; manusia lebih memanusiakan binatang daripada memanusiakan manusia. manusia cenderung bersikap masa bodoh dengan masalah sosial. manusia mementingkan diri sendiri daripada masalah sosial. Sebenarnya apakah yang Tuhan Yesus inginkan dari respon kita terhadap masalah social? Paling tidak ada 3 cara kita menyikapi masalah sosial menurut Matius 25:31-46 dan hal ini sangat menentukan siapa kita dihadapan Allah:

Pertama, bertindaklah sesuai dengan status kita;kambing atau domba(31-33). Apakah cir-ciri dari Kristen Domba dan Kristen Kambing?Kristen Domba:. 1. Peduli dengan orang-orang yang berkekurangan-orang yang hina(Bdg I Kor 13:1-3, Rom 15:1). Murah hati:dipercayakan kemurahan, mudah membagi, mudah mengerti, mudah mengasihi, mudah mengampuni. 2.   Melakukan segala sesuatu dengan ketulusan. Ciri orang yang tulus: dia lupa/tidak mau mengingat kapan telah melakukan kebaikan. orang yang tulus tidak akan sakit hati waktu orang tidak berterimakasih dan memuji dia. Dia sadar Tuhan yang akan membalasnya . Kristen Kambing: . 1.Acuh/cuek dengan yang berkekurangan-orang hina. Mahal hati: sukar membagi, sukar mengampuni, sukar mengerti, sukar berbelaskasihan. 2. Melakukan segala sesuatu karena Pujian. Orang yang karena Pujian/pura-pura tulus selalu mengingat apa yang telah dia perbuat bagi orang lain.

Kedua, bertindaklah sesuai dengan posisi kita: diberkati atau dikutuk(34-45). Bukti Kristen diberkat(Yer 17:7-8)i; Mengandalkan Tuhan, Menaruh harapan kepada Tuhan.Mengalami keadaan baik. Selalu menjadi berkat dan memberkati orang lain. Bukti Kristen “Dikutuk(Yer 17:5-6)”; Mengandalkan manusia, Kekuatannya Sendiri & hati menjauh dari TUHAN. Tidak mengalami keadaan baik. Hidup akan “terasing”.

Ketiga, bertindaklah sesuai dengan tempat terakhir kita dalam kekekalan:neraka atau surga(46). Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal. Pembuktian kita warga negara “Surga” bukan hanya sekedar Percaya, tetapi harus disertai dengan “BUAH” kehidupan sebagai orang yang percaya.  Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati(TB) So also faith, if it does not have works (deeds and actions of obedience to back it up), by itself is destitute of power (inoperative, dead). AMPC (Yakobus 2:17).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *