MENJAGA KEKUDUSAN HIDUP

SURAT GEMBALA

Minggu, 11 OKTOBER 2020

 

MENJAGA KEKUDUSAN HIDUP

Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan KEJARLAH KEKUDUSAN, sebab TANPA KEKUDUSAN tidak seorang pun akan MELIHAT TUHAN.

Ibrani 12 : 14.

 

Allah itu KASIH, hal ini yang sangat dominan diajarkan dan diyakini oleh banyak orang Kristen. Tetapi dalam hal Allah itu KUDUS, hari-hari ini seakan sangat kurang diajarkan dan mendapatkan penekanan didalam gereja-gereja apalagi yang mayoritas jemaatnya dari kalangan muda atau yang meyebut dirinya KAUM MILLENIAL. Mereka cendrung MENCIPTAKAN ALLAH MILLENIAL yang kerja-nya MEMAKLUMI dan MENGAMPUNI semua bentuk dosa dan prilaku manusia. Allah HARUS MEMAKLUMI selera dan keinginan KAUM MILLENIAL, termasuk gaya hidup dan prilaku seksual serta pergaulan kaum muda saat ini. Hal itu menyebabkan para Pendeta atau Hamba Tuhan yang berbicara dan menekankan pentingnya KEKUDUSAN hari-hari ini dianggap KUNO (Jaman Old), bukan hamba Tuhan Moderen (Jaman Now). Para pemimpin gereja dan hamba Tuhan berjuang keras memikirkan cara bagaimana cara yang sesuai dengan SELERA KAUM MILLENIAL dengan tujuan agar mereka merasa NYAMAN dan BETAH di gereja. Hal ini tidak jarang MENGORBANKAN pengajaran Alkitab dan memunculkan sikap TOLERANSI yang berbuntut KOMPROMI terhadap dosa. Tetapi hendaklah diketahui dan di-ingat, KASIH dan KEKUDUSAN Allah adalah dua sifat Allah yang berjalan beriringan dan TIDAK MUNGKIN dipisahkan. Allah memang mengasihi manusia yang berdosa, tetapi Kekudusan Allah MENUNTUT HUKUMAN atas setiap perbuatan dosa (Roma 6 : 23 — Sebab UPAH DOSA ADALAH MAUT…..) Kekudusan Allah menuntut kekudusan bagi setiap orang yang menyembah DIA (“Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya” dan “SETIAP ORANG YANG MENYEBUT NAMA TUHAN hendaklah MENINGGALKAN KEJAHATAN.”—II Timotius 2 : 19b).

Dalam Praktek hidup sehari-hari, KEKUDUSAN merupakan satu hal yang sudah dianggap KUNO. Pergaulan bebas, Sex diluar nikah, penyalah gunaan Narkotika dan segala macam penyimpangan prilaku manusia dianggap sebagai hal yang “WAJAR.” Yang sangat memprihatinkan adalah pada waktu gereja-gereja mulai melakukan langkah KOMPROMI karena takut kehilangan POPULARITAS dan ditinggalkan anggota jemaatnya. Hal ini terlihat dengan disederhanakan bahkan dihilangkannya disiplin terhadap pelanggaran rohani dalam gereja, dipersingkatnya masa pertunangan, campur aduknya urusan gereja serta urusan-urusan duniawi (Politik, Bisnis, dll). Para pemimpin gereja berkesimpulan bahwa pertolongan tidak hanya datang dari Tuhan. Ukuran keberhasilan gereja adalah berapa jumlah jemaat dan berapa jumlah uang yang dikumpulkan, bukan mutu rohani (Kualitas rohani) anggota jemaatnya. Seharusnya Gereja POPULER KARENA MUTU (KUALITAS) ROHANI, bukan hanya karena JUMLAH (KUANTITAS) Jemaatnya. Lebih baik gereja DITINGGALKAN JEMAAT daripada gereja DITINGGALKAN TUHAN.

Bagi kaum muda, KEKUDUSAN akan membuat anda dapat MELIHAT DAN MENGENAL TUHAN. “Melihat Tuhan” tidak hanya bicara tentang masuk Sorga atau tidak; Melihat Tuhan akan membuat anda dapat MELIHAT DAN MENGENAL SETAN dengan segala tipu muslihatnya, Melihat Tuhan juga berarti MELIHAT RANCANGAN DAN RENCANA TUHAN yang jelas bagi hari-hari dan masa depanmu (Mazmur 139 : 16, Yeremia 29 : 11). Untuk dapat MELIHAT TUHAN maka kita harus MENGEJAR KEKUDUSAN. Kekudusan harus diperjuangkan karena kita dilahirkan dalam TABIAT DOSA (Mazmur 51 : 5 : Sesungguhnya dalam dosa aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku). Dengan cara apakah kita dapat mengejar dan memelihara kekudusan hidup ? :

  1. Dengan menjaganya sesuai dengan Firman Tuhan (Mazmur 119 : 9)
  2. Mencari Tuhan DENGAN SEGENAP HATI, bukan setengah hati atau asal-asalan (Mazmur 119 : 10)
  3. Menyimpan janji Tuhan (Firman Tuhan) didalam hati, bukan hanya mengisi pengetahuan (Mazmur 119 : 11)

Mazmur 25 : 14 : Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya DIBERITAHUKAN-NYA kepadanya. Pastikan kaum Muda POPULER KARENA KUALITAS rohani mu. I Timotius 4 : 12 : Janganlah seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda, jadilah teladan bagi orang-orang percaya dalam PERKATAANMU, dalam TINGKAH LAKUMU, dalam KASIHMU,  dalam KESETIAANMU dan dalam KESUCIANMU.

Tuhan Yesus memberkati……!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *