MENGHORMATI & MENGHARGAI WAKTU TUHAN

SURAT GEMBALA

Minggu, 08 JANUARI 2023

 

MENGHORMATI & MENGHARGAI WAKTU TUHAN

YOHANES 9:4, EFESUS 5:16

Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat

 

Shalom, selamat menikmati anugrah Allah ditahun yang baru ini. Jemaat yang dikasihi Tuhan, Tema bulan ini ialah Waktu dan Penginjilan sedangkan tema minggu kedua ini ialah menghormati dan menghargai waktu Tuhan. Penting tema ini dibahas karena Waktu tidak akan terulang (Gal 6:10) Waktu ini singkat (Yak 4:14), Hari-hari ini adalah jahat (Ef 5:16) Waktu yang kita pergunakan akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah (Wah 14:13). Menurut istilah dalam bahasa Yunani “Waktu” didefinisikan dalam tiga pengertian; Pertama, Kairos. Kedua, Krosnos dan Ketiga Aion. Sedangkan dalam pengelolaan waktu sebagai wujud penghormatan dan penghargaan terhadap waktu Tuhan para pakar mendefinisikan waktu sebagai berikut; Philip E. Atkinson: Mengelola waktu diartikan sebagai suatu jenis keterampilan yang berkaitan dengan segala bentuk dan tindakan seseorang individu yang dilakukan secara terencana agar individu tersebut dapat memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya. Leman: Mengelola waktu yaitu menggunakan dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, seoptimal mungkin melalui perencanaan kegiatan yang terorganisir dan matang. Tidak ada kata menyia-nyiakan waktu yang sudah masuk dalam rencana, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jadi menghargai waktu Tuhan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk memprioritaskan, menjadwalkan dan melaksanakan tanggung jawab individu demi kepuasan Tuhan. Menghargai Waktu Tuhan adalah, “suatu cara untuk bisa menggunakan waktu se-efisien mungkin dan se-efektif mungkin sehingga mampu memperoleh hasil penggunaan waktu yang maksimal bagi kemuliaan Tuhan.” Menghargai Waktu Tuhan adalah, “pemakaian waktu yang tersedia dengan sebaik-baiknya dengan tujuan mendapatkan hasil yang terbaik bagi Tuhan. ” Teladan terbesar dalam hal Manajemen Waktu yang Bapa Surgawi percayakan, Dialah Pribadi yang sempurna Yesus Kristus Tuhan. Dengan penggunaan waktu yang se-efektif dan se-efisien mungkin, maka dengan hanya membutuhkan waktu kurang lebih tiga setengah tahun, Ia menuntaskan pekerjaan-Nya dengan sempurna. Paling tidak ada 5 pelajaran Penting dari pengalaman Tuhan Yesus dalam menghormati dan menghargai waktu yang Bapa percayakan:

Pertama, Memiliki tujuan hidup; Visi dan Misi (Yoh 3:16). Banyak perkara yang dilakukan Yesus selama hidup-Nya, namun 3 hal utama adalah : Menyatakan siapa Allah (Yohanes 1:18 ; 14:9)  Memberikan teladan hidup (Yohanes 13: 15; 1  Yohanes  2:6) dan  Menebus manusia (Markus 10:45)

Kedua, Menentukan skala prioritas(Yoh 4:34). Dalam Yohanes 4:34, Yesus berkata, “makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.”  Kegiatan prioritas-Nya adalah mengajar. Pekerjaan dapat dibagi dalam beberapa skala prioritas, diantaranya: penting dan mendesak, penting tetapi tidak mendesak, tidak penting namun mendesak, tidak penting dan tidak mendesak.  Utamakan yang penting dan mendesak terlebih dahulu, baru berikut-berikutnya sesuai urutan. Ingat! jangan menjadikan semua pekerjaan sebagai hal yang penting dan mendesak, karena nanti bisa kelelahan sendiri menghadapinya.

Ketiga, Menjauhkan hal-hal yang dapat mengalihkan fokus (Mat 16:21-23). Ketika Yesus mengatakan bahwa Dia akan mengalami penderitaan dan akan mati, Petrus menegur Dia dan berkata, “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau. ” Yesus menegur Petrus dengan keras, dengan berkata, “enyahlah iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-ku…” (Matius. 16:21-23)

Keempat, Memiliki tahapan pekerjaan (Mat 10:5,6, 28:19,Kpr 1:8). Menyelesaikan satu pekerjaan sebelum beralih ke pekerjaan berikutnya: Dalam Matius 10:5,6 Yesus mengutus murid-murid-Nya ke bangsa Israel. Dalam Matius  28: 19 Yesus mengutus murid-murid-Nya ke semua bangsa. Perhatikan pola pelayanan para rasul di Kitab Kisah Para Rasul 1:8.

Kelima, Tidak menunda waktu (Yoh 11:7-8). Dalam Yohanes  11:7,8 Dia tetap ke Yudea meskipun di sana Dia akan dibunuh. Ciri-ciri pribadi yang suka menunda waktu: Menghabiskan terlalu banyak waktu mengobrol dengan teman-teman atau menelepon. Hanya memandang pekerjaan tanpa benar-benar melakukan sesuatu dengannya. Memiliki tugas dan prioritas tinggi di tangan tapi langsung pergi untuk istirahat nonton tv, main gadget, online. Menunda pekerjaan dan menyelesaikannya di akhir tenggang waktu. Membiarkan suasana hati mendikte saat tugas penting perlu untuk dilakukan. Berikut ini ciri-ciri pribadi yang sering menunda waktu; Bangun terlambat, Sering ingkar janji, Iri pada pekerja keras. Pribadi yang memiliki karya. Sering menerima kritik, tidak mau terima kritik. Selalu tergesa-gesa, ruang, meja kerja, dapur, wc berantakan, mudah stress dan emosi, terakhir selalu mencari alasan.

 

Oleh : Pdt. Paulus Timang, M.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *