MENGENAL AJARAN SESAT

SURAT GEMBALA

Minggu, 13 NOVEMBER 2022

 

MENGENAL AJARAN SESAT

Sebab BANYAK PENYESAT TELAH MUNCUL DAN PERGI KE SELURUH DUNIA, yang tidak mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Ia adalah penyesat dan anti Kristus.

II YOHANES 1 : 7

 

Kata Penyesat berasal dari kata SESAT yang berarti : Tidak melalui jalan yang benar, salah jalan, berbuat yang tidak senonoh, menyimpang dari kebenaran. Dalam hal rohani, Penyesat lebih menunjuk kepada : Orang atau pengajar yang TIDAK MELALUI JALAN YANG BENAR atau MENYIMPANG DARI KEBENARAN, apakah dengan disengaja atau karena mengikuti orang lain.  Dalam praktek kehidupan Kekristenan, Penyesat bukanlah orang atau kelompok orang yang MEMBENCI ATAU MENENTANG KEKRISTENAN, melainkan orang atau kelompok orang yang MENAFSIRKAN ALKITAB DENGAN CARA YANG KELIRU dan MENGALIHKAN TUJUAN PENGAJARAN bukan kepada tujuan Allah yang sebenarnya. Kelompok CHILDREN OF GOD (Anak-anak Allah), salah satu sekte yang MENGAKU KRISTEN, dimulai di California, Amerika Serikat tahun 1968 oleh David Berg, salah satu dari Kelompok Ajaran Sesat yang telah masuk ke Indonesia selain SAKSI YEHOVA dan MORMON – yang menklaim diri sebagai ORANG KUDUS ZAMAN AKHIR (The last saint) memulai pengajarannya dengan mengedepankan KEBEBASAN (FREEDOM) dan CINTA (LOVE) sebagai anak-anak Tuhan. Akhirnya mereka mengaitkan CINTA dan SEKS. Hubungan seks dianggap sebagai “PERWUJUDAN KASIH” kepada Tuhan melalui sesame.  Sebagai akibatnya mereka mengajarkan TIDAK APA-APA  berhubungan seks dengan anak-anak bahkan keluarga mereka sendiri. Menganggap tidak penting hukum manusia. Mereka mengajarkan bahwa Yesus berhubungan seks dengan sosok perempuan, dan Malaikat Gabriel berhubungan seks saat menyampaikan kabar baik kepada Maria. Akhirnya sekte CHILDREN OF GOD mengajarkan HARUS BERHUBUNGAN SEKS DENGAN ANAK-ANAK AGAR MEMPEROLEH PAHALA YANG BESAR. Sekte ini masuk ke Indonesia di Bandung tahun 1980-an, tetapi tahun 1984, Jaksa Agung resmi melarang ajaran ini di Indonesia. Tetapi haruslah di-ingat, memang sekte ini dilarang di Indonesia, tetapi ajaran ini dapat masuk melalui Internet kepada anak-anak muda Kristen di dunia maya.

Selain penyesatan yang berupa kelompok atau sekte, Penyesatan yang JUSTRU SANGAT BERBAHAYA adalah Penyesatan yang dilakukan oleh para Pemimpin gereja dan Hamba Tuhan yang MENGALIHKAN PENGAJARAN TENTANG TUJUAN UTAMA TUHAN YAITU KELEPASAN MANUSIA DARI DOSA DAN DISELAMATKAN KEPADA TUJUAN YANG BERSIFAT DUNIAWI SEPERTI : PENGENDALIAN ATAS POLITIK, KEMAKMURAN EKONOMI, KESEMBUHAN DARI PENYAKIT DAN MUJIZAT. Kekristenan dianggap sebagai sarana untuk mencapai sukses dan kejayaan dalam segala hal. Akibatnya tidak sedikit orang Kristen yang lebih takut JATUH MISKIN atau LENGSER DARI JABATAN daripada MASUK NERAKA. Orang Kristen tidak lagi merasa takut untuk masuk neraka, sebaliknya tidak merasa rindu untuk masuk Sorga. Ajaran tentang KEBENARAN dan KEKUDUSAN dianggap sudah tidak lagi relevan (Tidak lagi cocok). Gereja sudah tidak lagi memiliki DAMPAK atau PENGARUH karena Gereja sudah SAMA SEPERTI DUNIA, atau bahkan mungkin bisa lebih jahat dari praktek politik dunia. Gerja BELAJAR UNTUK MENJADI SEPERTI DUNIA, dan bukan sebaliknya DUNIA SEHARUSNYA BELAJAR DARI GEREJA.

Yesus sendiri berkata bahwa PENYESATAN ITU HARUS ADA. Matius 18 : 7 : Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: MEMANG PENYESATAN HARUS ADA, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Oleh sebab itu, sebagai orang Kristen kita harus memiliki kedewasaan rohani dan pemahaman yang benar akan Firman Tuhan, terlebih TUNTUNAN ROH TUHAN, agar kita dapat mengenal apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Roma 12 : 1-2)

Selamat Hari Minggu, Selamat Beribadah, Tuhan Yesus memberkati……Shalom….!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *