MENGAPA PERISTIWA NATAL ITU TERJADI?

SURAT GEMBALA

Minggu, 05 DESEMBER 2021

 

MENGAPA PERISTIWA NATAL ITU TERJADI?

Karena begitu besar KASIH ALLAH AKAN DUNIA INI, sehingga Ia telah mengaruniakan  Anak-Nya yang tunggal, supaya SETIAP ORANG YANG PERCAYA KEPADA-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yohanes 3 : 16

Bulan Desember, bulan yang terakhir dalam setiap tahun identik dengan Perayaan Natal. Itu sebabnya tidak jarang perayaan Natal dianggap sebagai Perayaan rutin akhir tahunan yang dilakukan setiap tahun sebagai kebiasaan (Tradisi). Di dalam gereja tertentu, Perayaan Natal dianggap sebagai PESTA yang dirayakan dengan berbagai acara yang dibalut dengan berbagai kemewahan. Tetapi sadar kah kita bahwa Peristiwa Natal itu terjadi sebagai WUJUD KASIH ALLAH akan dunia dan segala isinya.  Setiap orang yang merayakan Natal seharusnya di-ingatkan MENGAPA ALLAH MENGASIHANI dunia dan segala isinya.

Pelanggaran Adam dan Hawa atas perintah Allah di Taman Eden telah menyebabkan manusia dan dunia dimana manusia itu berada JATUH KEDALAM KEKUASAAN DOSA yang didalamnya Iblis memerintah. Dosa tidak hanya membuat hubungan rohani manusia terputus dengan Allah, tetapi dosa juga mengakibatkan KERUSAKAN dan KUTUK bagi dunia dan manusia yang hidup di dalamnya. Kejadian 3 : 14-19 mencatat deretan KUTUKAN baik kepada Ular, Perempuan dan Adam yang mewakili seluruh umat manusia. Dosa selain mengakibatkan KEMATIAN ROHANI juga melahirkan masalah dan kekacauan yang menuju kepada kehancuran dan kebinasaan. Sejak saat itu manusia JATUH KEDALAM PERHAMBAAN DOSA dan DIKENDALIKAN OLEH DOSA, yang didalamnya Iblis memerintah.

Allah mengetahui bahwa MANUSIA TIDAK MUNGKIN DAPAT MELEPASKAN DIRINYA DARI PERHAMBAAN DOSA (KEKUSAAAN IBLIS), kecuali apabila Allah sendiri bertindak untuk MELEPASKAN dan MENYELAMATKAN manusia. Oleh sebab itu lah ALLAH MENGHAMBAKAN DIRINYA DAN MENJADI MANUSIA, lahir sebagai manusia yang kita peringati sebagai HARI NATAL dengan 3 (Tiga) tujuan utama, yaitu :

  1. Memberitakan JALAN KESELAMATAN bagi seluruh umat manusia.
  2. Memberikan teladan untuk HIDUP DALAM KEBENARAN di tengah dunia yang sudah rusak oleh dosa ini.
  3. Mati, mencurahkan darah-Nya untuk MENDAMAIKAN manusia dengan Allah.

Oleh sebab itu, dalam mempersiapkan diri menyongsong perayaan Natal tahun ini, marilah kita bersyukur atas tindakan Allah yang mengasihani kita, manusia yang berdosa ini. Pastikan kita menerima Yesus sang Natal itu sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita masing-masing. Kehadiran Kristus sang Natal itu di dalam hidup kita akan membebaskan kita dari KUASA DAN IKATAN DOSA serta, MENGEMBALIKAN DAMAI SEJAHTERA yang sudah rusak oleh sebab dosa. Pastikan kita mengalami PEMBAHARUAN ROHANI karena kehadiran Yesus sang Natal itu, bukan hanya sekedar memperbaharui : Cat rumah, Pakaian dan penampilan fisik kita. Pembaharuan Rohani kita akan menyebabkan pembaharuan penampilan fisik jasmani kita.

 

Selamat mempersiapkan diri menyongsong Hari Natal 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022, Tuhan Yesus memberkati  dan melindungi kita semua.

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published.