MENERIMA KASIH DAN PENGAMPUNAN DARI ALLAH

SURAT GEMBALA

Minggu, 01 Maret 2020

 

MENERIMA KASIH DAN PENGAMPUNAN DARI ALLAH

Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. KETIKA IA MASIH JAUH, AYAHNYA TELAH MELIHATNYA, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya: Bapa, Aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, AKU TIDAK LAYAK LAGI DISEBUTKAN ANAK BAPA.

Lukas 15 : 20-21

Secara manusia memang sudah sepantasnya anak Bungsu ini merasa bersalah. Ia mendesak ayahnya untuk memberikan kepadanya harta milik yang menjadi bagiannya. Ia menjual seluruh harta bagiannya dan pergi meninggalkan ayahnya ke negeri yang jauh. Ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Kesadaran akan kejahatannya itu membuat dia merasa TIDAK LAYAK LAGI DISEBUT SEBAGAI ANAK BAPANYA. Ia menempatkan dirinya hanya layak dijadikan sebagai salah seorang upahan bapanya (ayat 19). Akan tetapi ayahnya memiliki pandangan yang sangat berbeda terhadap anak bungsunya itu. Meskipun anaknya itu dengan sengaja telah pergi meninggalkan dia, tetapi ayahnya tetap mengasihi dia, berharap dan menantikan anaknya kembali. Ia bahkan melihat selagi anaknya MASIH JAUH. Dia BERLARI MENDAPATKANYA, MERANGKUL DAN MENCIUM DIA. Tidak hanya sampai di situ, bapanya mengenakan JUBAH yang terbaik, memasangkan cincin di jarinya serta sepatu pada kakinya. Ia mengambil anak lembu tambun untuk makan dan bersukaria.  Artinya, bapanya tidak hanya menerima dia, tetapi MEMULIHKAN STATUS anaknya itu kepada status yang semula.

Tidak sedikit orang Kristen yang memiliki pemikiran seperti anak Bungsu ini. Meskipun mereka telah MENYADARI keadaannya, KEMBALI kepada Tuhan serta MENGAKUI dosanya, tetapi tetap saja belum yakin dan menerima kasih dan pengampunan dari Tuhan. Hal itu membuat mereka merasa TIDAK LAYAK dan TIDAK PANTAS untuk menjadi anak Bapa yang di Sorga, yang pasti akan berdampak pada IBADAH dan PELAYANAN mereka kepada Tuhan. Dalam Lukas 7 : 47b Yesus berkata TETAPI ORANG YANG SEDIKIT DIAMPUNI, SEDIKIT JUGA BERBUAT KASIH. Artinya ada keterkaitan langsung antara KESADARAN bahwa kita telah menerima KASIH dan PENGAMPUNAN dari Tuhan dengan ibadah dan pelayanan kita bagi Tuhan.

Kasih dan Pengampunan Tuhan sangat jelas bagi setiap umat manusia. Tuhan mengasihi kita bukan hanya saat kita bertobat dan mengakui dosa kita, Tuhan mengasihi bahkan saat kita masih berdosa. Roma 5 : 8 Akan tetapi Allah telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita oleh karena Kristus TELAH MATI UNTUK KITA ketika kita masih berdosa. Allah berjanji untuk untuk menerima siapapun yang datang kepada-Nya (Yohanes 6 : 37). Tuhan berjanji untuk mengampuni SEGALA DOSA dan menyucikan kita dari SEGALA KEJAHATAN (I Yohanes 1 : 9). Tuhan mengampuni dan memulihkan kita secara total. Yesaya 1 : 18 : Marilah, baiklah kita berperkara! Firman Tuhan. Sekalipun dosamu MERAH SEPERTI KIRMIZI akan menjadi PUTIH SEPERTI SALJU; sekalipun berwarna merah seperti KAIN KESUMBA akan menjadi PUTIH SEPERTI BULU DOMBA. Kalau saat ini anda masih belum bisa dibebaskan dari dosa dan PERASAAN berdosa, bukan karena Tuhan tidak sanggup MENGAMPUNI dan MEMULIHKAN anda, mungkin anda belum sungguh-sungguh bertobat dan mengakui dosa itu. Atau anda masih memiliki sikap seperti anak bungsu itu yang MENGHUKUM DAN MENCOBA MEMBAYAR DOSANYA dengan menjadikan dirinya sebagai ORANG UPAHAN dirumah bapanya. Tuhan memulihkan kita sebagai ANAK, bukan sebagai orang upahan. Selama anda belum sepenuhnya menerima kasih dan pengampunan dari Tuhan, anda tidak akan dapat secara maksimal mengasihi dan melayani Tuhan. Layani Tuhan bukan karena mengharapkan apa yang Tuhan akan buat bagi kita, tetapi karena apa yang telah Tuhan buat bagi kita. TETAPI ORANG YANG SEDIKIT DIAMPUNI, SEDIKIT JUGA IA BERBUAT KASIH (Lukas 7: 47b)

Selamat hari Minggu, Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati.

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *