MEMULIHKAN HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH

SURAT GEMBALA

MINGGU, 05 APRIL 2020

MEMULIHKAN HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH

(2 Tawarikh 7:13-14)

Shalom Bapak Ibu Saudara yang dikasihi Tuhan, dunia sekarang sedang digoncang badai virus corona atau Covid-19. Tercatat lebih dari 200 Negara yg sudah terpapar virus Corona, lebih dari 800 ribu jiwa di seluruh dunia yg sudah terinfeksi virus Corona dan lebih dari 40 ribu jiwa yang sudah meninggal di seluruh dunia diakibatkan oleh paparan virus Corona. Sementara di Indonesia sendiri tercatat lebih dari 1800 orang yang terkonfirmasi virus Corona, lalu lebih dari 170 orang yang meninggal oleh karena virus Corona. Pertanyaannya : Mengapa Allah membiarkan Badai Corona terus melanda seluruh dunia…? Dan apakah Allah tidak peduli karena tidak sedikit umat-Nya yg menjadi korban virus Corona…? Jawabannya :  ALLAH TIDAK BERDIAM DIRI KARENA TIDAK PEDULI. Di tengah Badai Corona yang melanda seluruh dunia ALLAH BEKERJA DI DALAMNYA. Roma 8:28 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan KEBAIKAN bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Bapak Ibu Saudara yang dikasihi Tuhan, Badai Virus Corona yang melanda seluruh dunia Allah ijinkan terjadi merupakan wujud KASIH ALLAH kepada Dunia, untuk MEMULIHKAN HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH.

PERTANYAANNYA: ??

BAGAIMANAKAH WUJUD KASIH ALLAH MELALUI BADAI VIRUS CORONA YANG BERDAMPAK PADA PEMULIHAN HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALLAH…???

Melalui Badai Virus Corona Allah Mau  Semua Manusia Bertobat Dari Dosa-Dosa Mereka.  Bapak Ibu Saudara dikasihi Tuhan,, Alkitab mencatat ketika Yunus menyampaikan Maklumat Penghukuman Tuhan yang Dahsyat  pada bangsa Niniwe jika dalam 40 hari mereka tidak BERTOBAT …!!! Apa respon bangsa Niniwe…? Alkitab mencatat : bahwa bangsa Niniwe mereka percaya kepada Tuhan, mereka berpuasa dan berdoa memohon pengampunan Tuhan dan mereka juga berbalik dari tingkah lakuknya yang jahat….Sebagai Akibatnya..!! Bangsa Niniwe luput dari HUKUMAN TUHAN.

Ada 3 Pertobatan Yang Mendatangkan Pemulihan Atas Hubungan Manusia Dengan Tuhan Berdasarkan Kitab 2 Tawarikh 7:14…!!!

  1. Pertobatan Dari Dosa Kesombongan

“Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, MERENDAHKAN DIRI….” (2 Tawarikh 7:14a)

Melalui badai Corona yang melanda seluruh dunia,  Allah telah menghancurkan KESOMBONGAN DUNIA. Saat ini tidak ada negara Kuat yang berani menjamin bahwa negaranya akan terbebas dari paparan virus Corona. Tidak ada orang kaya yang berani berkata bahwa dengan KEKAYAANNYA dia dijamin terbebas dari virus Corona. Tidak ada Orang Pintar yang berani berkata bahwa dengan KEPINTARANNYA dia pasti bebas dari virus Corona, Tidak ada para PEJABAT yang berani berkata bahwa dengan JABATANNYA dia pasti terbebas dari virus corona,  tidak ada  Ahli Medis yang berani berkata bahwa sebagai MEDIS dia akan luput dari virus Corona  bahkan Hamba Tuhan sekali pun tidak ada yang berani menjamin bahwa mereka akan terbebas dari virus corona.

Melalui badai virus corona Allah mau agar manusia menanggalkan sifat-sifat KESOMBONGAN DUNIAWI. Alkitab dalam Amsal 16:18 berkata “Kecongkakan mendahului kehancuran dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”

  1. Pertobatan Dari Dosa Menolak Tuhan

“Berdoa dan mencari wajah-Ku” (2 Tawarikh 7:14b)

Bapak Ibu Saudara yang dikasihi sering kali manusia ketika berada di Zona Nyaman yaitu: Memiliki tubuh yang sehat, berhasil dalam pekerjaan, sukses dalam pendidikan dan punya jabatan karir yang baik, lalu mereka melupakan dan meninggalkan Tuhan. Mereka lupa bahwa segala yang mereka RAIH semuanya berasal dari Tuhan. Itu sebabnya mengapa Tuhan ijinkan BADAI CORONA MELANDA SELURUH DUNIA, AGAR MANUSIA SADAR BAHWA MEREKA MEMBUTUHKAN TUHAN DALAM HIDUPNYA. Amos 5:6a “Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup…”

  1. Pertobatan Dari Dosa Perbuatan Jahat

“Lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari Sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (2 Tawarikh 7:14c)

Bapak Ibu Saudara dikasihi Tuhan setiap kejahatan manusia tidak akan pernah luput dari hukuman Tuhan. Alkitab mencatat hukuman Tuhan pada manusia melalui air bah pada zaman Nuh adalah karena kejahatan manusia yang luar biasa. (Kejadian 6-7) Demikian pula ketika Allah menghukum Sodom dan Gomora dengan hujan belerang dan api semuanya tidak terlepas karena kejahatan luar biasa orang-orang yang tinggal di Sodom dan Gomora. (Kejadian 19) Tetapi Alkitab juga mencatat bahwa Allah membatalkan hukumannya atas kejahatan orang-orang yang ada di kota Niniwe ketika mereka mau bertobat dan berbalik dari segala kejahatannya. (Yunus 3)

Bapak Ibu Saudara yang dikasih Tuhan percayalah bahwa  Badai virus Corona akan segera cepat berlalu ketika manusia mau bertobat dari segala kejahatan mereka. Ketika hubungan manusia dengan Tuhan pulih maka seruan doa kita akan di dengar oleh Tuhan dan Tuhan akan menghalau badai virus corona atas negeri ini.

Oleh : Pdt. Yus Fredy Kaunang, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published.