“Memanfaatkan Media Anak Untuk Penginjilan”

“Memanfaatkan Media Anak Untuk Penginjilan”

 “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segalah makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang percaya; mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang itu akan sembah (Markus 16:15-18).

            Allah menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh kebenaran (1 Tim 2:3-4). Oleh karena itu, Injil harus diberitakan. Siapa yang harus membritakan injil? Setiap orang percaya. Sayangnya, tidak semua orang Kristen bergairah dalam memberitakan injil. Banyak dalih diberikan sebagai pembenaran. Sifat pemalu, tidak fasih bicara, tidak tahu caranya, takut ditolak, dan lainnya. Firman Tuhan diatas mengingatkan kepada setiap kita bahwa Yesus tidak hanya sekedar memerintahkan kita untuk pergi dan britakan injil dengan tangan kosong, Ia memberikan kuasa kepada setiap kita untuk menginjili, tidak hanya lewat tanda-tanda mujizat yang besar tapi juga melalui apa yang ada ditangan kita, apa yang ada pada kita bahkan hal-hal yang kecil dan sederhana. Seperti kisah dalam injil Yohanes 6 “Yesus memakai apa yang ada ditangan anak kecil yaitu lima roti jelai dan dua ikan untuk menunjukkan mujizat dimana Yesus memberi makan lima ribu orang. Tuhan bisa pakai apa saja untuk memberitakan injil termaksud media atau alat yang biasa dipakai untuk memberikan pengajaran atau pembelajaran kepada anak-anak dapat digunakan sebagai sarana bagi penginjilan.

Apa-apa saja media anak yang bisa dipakai untuk penginjilan?

  1. Media Cerita/ Story Telling

Bercerita adalah salah satu cara yang bisa dipakai untuk memberitakan injil, Yesuspun kerapkali memakai metode bercerita dalam bentuk ilustrasi, perumpamaan-perumpamaan untuk memberitakan injil.

(Matius 18:12-14; Lukas 15:1-7; 11-32).

Dengan bercerita atau menggunakan perumpamaan-perumpamaan akan menarik perhatian pendengar, sehingga pesan lebih mudah ditangkap dan diserap dan ini merupakan salah satu pendekatan untuk membritakan injil.

  1. Media visual

Generasi sekarang adalah generasi yang tertarik pada media visual yaitu lebih suka melihat, meyaksikan secara langsung. Tuhan Yesus dalam pengajarannya juga banyak memakai media visual atau hal-hal yang bersifat real atau nyata.

  1. Media teknologi

Dewasa ini media teknologi telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Segala hal dapat diakses dan didapatkan melalui media teknologi dan hal ini menjadi kesempatan untuk membritakan kabar keselamatan melalui media internet.  Dengan kemajuan teknologi dan informasi telah menghasilkan berbagai media komunikasi massa, gereja Tuhan dan orang percaya ditantang memanfaatkan hal ini sebagai sarana bagi penginjilan.

Tuhan bisa pakai apa saja untuk menjadi sarana bagi pemberitaan Injil. Sadarkah kita akan hal ini?

Tuhan mau pakai apa yang ada pada kita saat ini menjadi sarana bagi penginjilan.

Sadarkah kita bahwa ketika kita tidak memakai hidup kita, hal-hal yang disekitar kita untuk membritakan injil kerajaan Allah maka kita sedang menghalangi jiwa-jiwa datang kepada Tuhan?

  • Pernahkan kita menceritakan tentang Yesus?
  • Pernahkan kita bersaksi tentang Yesus dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib?
  • Pernahkah kita pakai media sosial, teknologi yang ada untuk memberitakan tentang Yesus?

Oleh: Esther Rindiani S.Fil

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *