MANFAAT PENGINJILAN BAGI KELUARGA

MANFAAT PENGINJILAN BAGI KELUARGA

KISAH PARA RASUL 21:8-9

Kami masuk ke rumah Filipus, pemberita Injil itu, yaitu satu dari ketujuh orang yang dipilih di Yerusalem, dan kami tinggal di rumahnya. Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat

 

 

Shalom, Jemaat yang dikasihi Tuhan, pada hari ini kita belajar bersama tentang manfaat penginjilan bagi keluarga, secara khusus kita akan belajar dari Keluarga Filipus. Berasal dari nama Yunani Φιλιππος (Philippos) yang berarti “teman dari kuda-kuda”. Diaken yang terpilih(Kisah Para Rasul 6:5). Ketika terjadi penganiayaan di Yerusalem, Filipus pergi memberitakan Injil Ke Samaria. (KPR 8”1b, 4-5) Filipus berani mendobrak tradisi( Yoh 4:9). Dari diaken menjadi pemberita Injil(KPR 21:8). Setelah gereja di Samaria ditetapkan, Filipus dimampukan oleh Roh Kudus untuk mengabarkan injil pada seorang sida-sida Etiopia, yakni seorang anggota istana Sri Kandake, ratu negeri Etiopia. Filipus menemukan sang sida-sida itu duduk di dalam keretanya sambil membaca kitab Yesaya dan berusaha memahami maksudnya. Filipus menawarkan penjelasan, dan sang sida-sida mengundangnya masuk ke dalam keretanya. Kesudahannya, sang sida-sida diselamatkan dan dibaptis (Kisah 8:26-39). Setelah pembaptisan, dalam seketika Roh Tuhan membawa Filipus ke Asdod, dimana ia memberitakan injil di kota-kota disana hingga Kaisarea (Kisah 8:40). Dua puluh tahun kemudian, Filipus dibahas lagi, tetap di Kaisarea (Kisah 21:8-9). Paulus, Lukas, dan beberapa orang lainnya sedang menuju ke Yerusalem, dan mereka berhenti di rumah Filipus di Kaisarea. Mereka tinggal bersama Filipus untuk beberapa hari. Pada waktu itu, Filipus mempunyai empat putri yang belum menikah, dan semuanya memiliki karunia nubuat. Inilah terakhir kalinya Alkitab menyebut penginjil Filipu. Paling tidak ada 3 Manfaat Penginjilan bagi Keluarga:

Pertama, Keluarga melayani dan hidup dalam rencana Tuhan(KPR 21:9). Penginjilan dapat membawa manfaat yang besar bagi keluarga. Menurut Kisah Para Rasul 21:8-9, seorang penginjil bernama Filipus memiliki empat orang anak perempuan yang semuanya melayani Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwa penginjilan dapat mempengaruhi keluarga secara positif dan membantu anggota keluarga untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Kedua, Penginjilan meningkatkan kualitas keluarga(KPR 18:24-28 BDG YOS 24:15). Ada 3 kualitas keluarga yang ditingkatkan melalui penginjilan. 1). Kualitas Relasi. Penginjilan dapat menjadi cara untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga. Dalam berbagi kabar baik tentang Kristus, kita dapat saling mendukung dan memotivasi satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari. 2) Kualitas Rohani. Dalam proses penginjilan, anggota keluarga dapat belajar untuk saling mendukung dan memperkuat iman satu sama lain. Hal ini dapat membantu membangun keluarga yang lebih dekat dan kuat. 3).Kualitas Karakter. Selain itu, penginjilan juga dapat membantu keluarga untuk memiliki fokus yang sama dalam hidup. Dengan mengenalkan nilai-nilai Kristen kepada anak-anak, kita dapat membentuk karakter mereka sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketiga, Penginjilan membangun keluarga yang kuat(IBR 4:12). Kuat dalam Persekutuan. Penginjilan bukan hanya tentang memberitakan Kristus kepada orang lain, namun juga dapat menjadi alat untuk memperkuat hubungan antar anggota keluarga. Dengan mengajarkan nilai-nilai Kebenaran Firman Allah dan moral kepada keluarga, kita dapat membantu mereka untuk tumbuh dan berkembang sebagai individu yang lebih baik. Kuat dalam komunikasi. Melalui penginjilan, kita juga dapat membangun komunikasi yang lebih baik antar anggota keluarga. Dengan saling berbagi pengalaman dan pandangan tentang Injil, kita dapat mempererat hubungan dan meningkatkan rasa percaya diri satu sama lain. Ingatlah manusia pertama jatuh kedalam dosa karena Setan mematahkan relasi melalui komunikasi(Kej 2:16-17 bdg Kej 3:1-5).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *