KASIH MENJADI DASAR PENGINJILAN

KASIH MENJADI DASAR PENGINJILAN

YUDAS 1:21-22, EFESUS 3:1-13

 

Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu. selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.

Shalom, selamat menikmati anugrah Allah ditahun yang baru ini. Jemaat yang dikasihi Tuhan, Tema bulan ini ialah Kasih dan Penginjilan sedangkan tema minggu pertama ini ialah Kasih menjadi dasar Penginjilan. Penginjilan adalah mandat terakhir Kristus sebelum terangkat kesurga dan sekaligus menjadi perintah dan prioritas utama dalam kehidupan orang percaya(Mat 28:19-20). Pertanyaan penting yang harus kita renungkan hari ini, Kalau Penginjilan menjadi prioritas utama dalam kehidupan, mengapa orang percaya tidak memberitakan Injil?mengapa gereja-gereja mengalami kelesuan ibadah, stagnasi dan terjebak pada formalitas ibadah? Apakah Orang percaya telah kehilangan tujuan hidup(Yoh 17:18, Kita diciptakan untuk suatu Misi) dan karena  tidak ada jiwa baru dalam gereja? Jawaban: Orang Percaya tidak hidup dalam “Kasih Allah” Penting tema ini dibahas karena Allah itu Kasih. I Yoh 4:16. Kasih adalah Sifat Allah. Yoh 3:16. Agar setiap pemberita Injil bergantung kepada Tuhan sang Sumber Kasih(Kol 1:25-26). Kasih yang memanggil kita dalam kemuliaan, akan melengkapi, meneguhkan dan mengokohkan dalam menghadapi segala tantangan(I Pet 5:10-11). Sedangkan Penginjilan adalah memberitakan tentang karya Kristus yang sudah mati karena dosa-dosa manusia, dikuburkan dan dibangkitkan pada hari yang ketiga (1 Korintus 15:3-4)Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan bagi umat manusia Paling tidak ada 3 Kepentingan Kasih menjadi Dasar Penginjilan menurut Efesus 3:1-13:

Pertama, Kasih itu menyelamatkan(6-11). yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh   dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus. 3:7 Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah , yang dianugerahkan kepadaku  sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya.3:8 Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi   kekayaan Kristus,  yang tidak terduga itu, 3:9 dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia  yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu, 3:10 supaya sekarang oleh jemaat diberitahukan  pelbagai ragam hikmat Allah   kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga, 3:11 sesuai dengan maksud abadi, yang telah dilaksanakan-Nya dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. 3:12 Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan  oleh iman kita kepada-Nya.Hanya  Pribadi yang telah engalami Karya keslamatan Brulah dapat menyelamatkan jiwa-jiwa melalui penginjilan. Misi Penyelamatan bukan hanya tugas orang percaya tetapi tugas semua orang yang telah menerima keselamatan itu. Tugas kita dalam melaksanakan amanah agung/amanah keslamatan jiwa yaitu Menyatakan isi hati ALLAH(9 bdg Yoh 3:16). Menjadi saksi Allah dalam segala karunia(Bdg Yoh 21:15-19, EF 4:11). Menjadi garam dan terang dunia(Mat 5:13-16)

Kedua, Kasih itu membuka akses ke Surga(12). Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya. Ada dua kebenaran dalam Kasih Kristus: 1). Kita memperoleh keberanian menghadap Allah. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya(Ibr 4:16) 2). Kita memperoleh jalan masuk kepada Allah. Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku(Yoh 14:6). Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.(Rom 5:2)

Ketiga, Kasih itu membuat kita tahan uji dalam kesesakan(13). Sebab itu aku minta kepadamu, supaya kamu jangan tawar hati melihat kesesakanku karena kamu, karena kesesakanku itu adalah kemuliaanmu. Paling tidak ada dua prinsip dalam menghadapi kesesakan: 1). Jangan Tawar hati. Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu(Ams 24:10), Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati(II Kor 4:1).Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari(II Kor 4:16). 2). Kesesakan karna Kristus adalah Kemuliaan. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia(Rom 8:17). Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya(I Pet 4:13)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *