Karena begitu besar KASIH ALLAH AKAN DUNIA INI sehingga Ia telah MENGARUNIAKAN ANAK-NYA YANG TUNGGAL, supaya SETIAP ORANG YANG PERCAYA KEPADA-NYA TIDAK BINASA, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 3 : 16
Keputusan Adam dan Hawa manusia yang pertama untuk melanggar firman Allah dan mengikuti bujukan Iblis (Melakukan dosa), telah mengakibatkan kematian, baik secara jasmani terlebih secara rohani. Sejak saat itu roh manusia tunduk dan dikendalikan oleh dosa. Dosa itu juga mengakibatkan kutukan terhadap dunia ( tanah) serta segala yang ada didalamnya. Dalam Kejadian 2 : 17 Tuhan berfirman kepada Adam :”Tetapi buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu janganlah kau makan buahnya, sebab PADA HARI ENGKAU MEMAKANNYA PASTILAH ENGKAU MATI. Artinya, Perbuatan dosa PASTI menyebabkan kematian secara rohani dan jasmani. Secara rohani, roh manusia TUNDUK dan TIDAK BERDAYA terhadap dosa, secara jasmani MANUSIA BERJALAN MENUJU KEBINASAAN. Dalam Yohanes 10 : 10 Yesus berkata : “Pencuri (Iblis) datang untuk MENCURI dan MEMBUNUH dan MEMBINASAKAN; Aku (Yesus) datang supaya KAMU MEMPUNYAI HIDUP dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Artinya, manusia yang hidup didalam perhambaan dosa, apabila tidak dibebaskan oleh kuasa Tuhan pasti akan berakhir dengan kebinasaan.
Dosa juga menyebabkan KUTUK bagi manusia dan lingkungan dunia disekitarnya. Kejadian 3 : 17-19 mencatat beberapa kutuk yang akan dialami oleh manusia karena kehadiran dosa, yaitu : Tanah terkutuk, Manusia akan bersusah payah mencari rejeki dari tanah seumur hidup, bumi akan menumbuhkan semak duri dan rumput duri, manusia akan makan tumbuh-tumbuhan di padang, Dengan berpeluh manusia akan mencari makanan sampai kembali menjadi tanah, Manusia akan kembali kepada debu.
Allah tahu bahwa MANUSIA TIDAK MUNGKIN dapat melepaskan diri dari kutukan atas dosa dan perhambaan dosa yang didalamnya Iblis memerintah kecuali hanya jikalau Allah bertindak untuk melepaskan manusia. Oleh sebab itu, melalui peristiwa Natal, Allah sendiri bertindak untuk datang kedalam dunia, lahir sebagai manusia yang kita rayakan dalam perayaan Natal.
Paling tidak ada 3 (Tiga) tujuan utama kelahiran Yesus kedalam dunia, yaitu :
- Menyediakan dan menawarkan jalan keselamatan bagi seluruh umat manusia (Yohanes 3 : 16; Yohanes 14 : 6)
- Memberikan kuasa bagi manusia untuk hidup dalam kebenaran didalam dunia yang sudah tercemar oleh dosa ini (IYohanes 3 : 9)
- Mati untuk mendamaikan manusia dengan Allah (II Korintus 5 : 19; Ibrani 9 : 22)
Kasih Allah dinyatakan dengan kedatangan-Nya kedalam dunia untuk menyelamatkan manusia yang telah berdosa, akan tetapi keudusan Allah menuntut hukuman mati atas setiap dosa yang kita lakukan. Itulah sebabnya Yesus harus mati di kayu salib. Dalam Perayaan Natal ini seharusnya kita menyadari betapa besar Kasih Allah yang telah memperhambakan diri-Nya jadi manusia untuk menyelamatkan kita manusia yang berdosa ini. Pastikan melalui Perayaan Natal tahun ini masing-masing kita PERCAYA DAN MENERIMA YESUS SANG NATAL ITU yang akan memulihkan kembali hubungan pribadi kita dengan Allah.
Selamat Hari Minggu, Selamat Menyongsong Perayaan Natal 25 Desember 2025. Tuhan Yesus memberkati……!!!
Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th