Karena kita tahu bahwa MANUSIA LAMA KITA TELAH TURUT DISALIBKAN, supaya TUBUH DOSA KITA HILANG KUASANYA, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab itu hendaklah dosa JANGAN BERKUASA LAGI di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya

SURAT GEMBALA

Minggu, 25 April 2021

Karena kita tahu bahwa MANUSIA LAMA KITA TELAH TURUT DISALIBKAN, supaya TUBUH DOSA KITA HILANG KUASANYA, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab itu hendaklah dosa JANGAN BERKUASA LAGI di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.

Roma 6 : 6, 12.

Sejak Adam dan Hawa mendengarkan bujukan Iblis dan melanggar Firman Allah di Taman Eden, manusia JATUH KEDALAM DOSA, yang artinya sejak saat itu manusia tunduk dan dikuasai oleh iblis dengan segala tabiat dosa yang jahat ada didalam diri manusia. Kejadian 6 : 12 : Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab SEMUA MANUSIA menjalankan hidup yang rusak di bumi. Dosa sudah MERUSAK seluruh umat manusia tanpa kecuali. Manusia lahir dan MEWARISI Tabiat dosa. Mazmur 51 : 7 : Sesungguhnya, DALAM KESALAHAN aku diperanakan, DALAM DOSA aku dikandung ibuku. Roma 3 : 23 : Karena SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA dan telah kehilangan kemuliaan Allah.

Artinya, sejak manusia jatuh kedalam dosa, manusia mewarisi TABIAT DOSA didalam dirinya, manusia DIPERHAMBAKAN dan DIKENDALIKAN oleh dosa. Manusia tidak memiliki kemampuan dan kuasa untuk membebaskan diri dari PERHAMBAAN dosa itu. Itulah sebabnya Allah didalam kasih-Nya kepada manusia bertindak untuk menyelamatkan manusia dengan menghambakan diri-Nya sebagai manusia didalam Yesus Kristus (Yohanes 3 :16). Yesus harus mati disalibkan dengan cara yang sangat hina untuk MEMBAYAR tutuntutan hukuman Allah atas dosa itu. Melalui kematian-Nya, Yesus sudah MEMBAYAR LUNAS segala pelanggaran kita, IBLIS TIDAK LAGI MEMILIKI TEMPAT DAN HAK UNTUK MENGENDALIKAN KITA,  sehingga bagi setiap orang yang percaya kepada Yesus, dosanya (hidup lama) telah turut dipakukan di kayu salib sehingga DOSA KEHILANGAN KUASANYA dan tidak lagi menguasai dan mengendalikan hidup manusia. Itulah sebabnya, setiap orang yang sungguh-sungguh telah PERCAYA dan MENERIMA pengorbanan Yesus MEMILIKI KUASA ATAS DOSA, dan tidak lagi dikendalikan dan mengikuti keinginan dosa. Dia bukan hanya TIDAK MAU BERBUAT DOSA, akan tetapi DIA TIDAK LAGI MAMPU UNTUK MELAKUKAN DOSA. Dia tidak hanya melihat dosa sebagai HAL YANG JAHAT tetapi MENYADARI KEHINAAN dosa itu. Dia akan merasa SANGAT TERHINA saat dia melakukan dosa, terlepas apakah orang mengetahuinya atau tidak.

Selanjutnya, orang Kristen yang telah MATI TERHADAP DOSA, pada saat yang sama ia akan HIDUP BAGI YESUS.  Artinya, apakah seorang Kristen sungguh-sungguh telah mati bagi dosa akan dapat dilihat dari bagaimana dia hidup bagi Kristus. Pada waktu Yesus membebaskan orang yang kerasukan roh jahat di Gerasa (Markus 5 : 1-20), setelah orang itu dlepaskan dari PERHAMBAAN ROH JAHAT, pada saat yang sama muncul tabiat baru yang baik yaitu BERPAKAIAN dan WARAS (Markus 5 : 15) serta MEMILIKI KERINDUAN UNTUK MENGIKUTI YESUS (Markus 5 :18). Artinya, pribadi yang sungguh sudah dibebaskan oleh pengorbanan Kristus PASTI akan menunjukkan perubahan menjadi lebih baik (Berpakaian dan waras) serta KERINDUAN UNTUK MENGIKUTI DAN MELAYANI YESUS.

Pertanyaan bagi pribadi kita saat ini, sebagai orang Kristen yang mengaku SUDAH DIBEBASKAN OLEH YESUS, apakah kita memperlihatkan tanda-tanda itu didalam diri kita (Telah bepakaian dan waras — menunjukan perubahan dalam perangai hidup dan memiliki kerinduan pribadi untuk mengikuti dan melayani Yesus?). Kalau hal itu tidak terjadi, kita masih memiliki KEINGINAN untuk melakukan dosa, mungkin kita belum benar-benar menerima pengorbanan Kristus.

Pengorbanan Kristus di kayu salib dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati MENJAMIN KEMENANGAN SETIAP ORANG PERCAYA ATAS KUASA DOSA. Peristiwa ini DENGAN SEMPURNA telah menggenapi nubuatan Firman Tuhan dalam Kejadian 3 : 15 : Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan MEREMUKKAN KEPALAMU dan engkau akan MEREMUKKAN TUMITNYA. Ingatlah : Manusia masih bisa hidup bahkan berprestasi meskipun kedua kakinya diamputasi, TETAPI  tidak ada manusia yang dapat hidup jikalau kepalanya sudah remuk. Kematian dan kebangkitan Yesus telah MEREMUKKAN kuasa dosa dan Iblis, setiap orang yang percaya kepada Yesus akan memiliki KUASA atas dosa dan iblis. Markus 16 : 17 : Tanda-tanda ini akan menyertai ORANG-ORANG YANG PERCAYA, mereka akan MENGUSIR SETAN-SETAN demi nama-Ku…..kita memiliki kuasa atas dosa-dosa, bukan dikuasai oleh dosa.

Apakah hari ini kita sudah mewarisi kuasa ini……??

Selamat Hari Minggu, selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati….!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *