JAMINAN ALLAH BAGI KEMATIAN ORANG YANG PERCAYA KEPADA YESUS

SURAT GEMBALA

Minggu, 22 NOPEMBER 2020

 

JAMINAN ALLAH BAGI KEMATIAN ORANG YANG PERCAYA KEPADA YESUS

(II KORINTUS 5:1-2)

 

Shalom.. Jaminan :  perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu ; kontrak (KBBI). Khotbah ini jarang disampaikan dalam ibadah umum di gereja dan biasanya khotbah tentang kematian sering disampaikan dalam ibadah duka/perkabungan dan penghiburan. Dalam menghadapi pelayanan kedukaan  sering kali memiliki pergumulan tersendiri tentang efektifitas pelayanan yang dilakukan. Millard J. Erickson : “Ada dua alasan mengapa banyak orang Kristen tidak mampu secara efektif melayani orang yang sedang berkabung. Pertama, karena secara relatif Alkitab tidak berbicara banyak tentang doktrin intermediate state. Alasan kedua, adanya kontroversi teologis yang berkembang di dalam doktrin ini”. Introducing Christian Doctrine (edisi kedua; Grand Rapids: Baker, 2001) 378. Ada 3 pandangan tentang Tempat penantian (intermediate state) yang mempengaruhi kehidupan orang percaya ; pertama,  doktrin Purgatori (api penyucian). Ajaran ini mengajarkan bahwa semua orang yang mati dalam damai dengan gereja namun yang belum sempurna, harus menjalani hukuman penyucian di dalam suatu kurun waktu dan tempat tertentu yang dikenal sebagai purgatori. Selama masa kesengsaraan ini mereka mempunyai penghiburan bahwa suatu hari kelak siksaan mereka akan berakhir, dan setelah itu mereka akan masuk ke dalam sorga. Kedua, Pandangan tentang Soul Sleep. Pandangan ini mengatakan bahwa jiwa orang yang telah meninggal berada dalam keadaan tertidur, tidak sadar, tanpa pengetahuan dan kegiatan. Keadaan itu terus berlanjut sampai kebangkitan tubuh. Ketiga, Doktrin Kebangkitan seketika. Ajaran ini pada dasarnya percaya bahwa orang-orang yang meninggal akan bangkit segera. Apapun Doktrin tentang dimana posisi manusia setelah kematian, yang terpenting dari itu Allah telah menjamin kematian orang percaya. Paling tidak ada 2 jaminan :

Pertama, Allah menyiapkan tempat (II Kor 5:1a). Keyakinan Rasul Paulus : Allah menyiapkan tempat di surga…ditulis dalam bentuk present…have a building…jiwa mati langsung ke surga…ayat 8b…suka menetap pada Tuhan…to be present with the Lord. bdg Fil 1:23..mati langsung ke surga. Ajaran dan Pernyataan Yesus ; dirumah Bapa Ku banyak tempat tinggal (Yoh 14:1-4), orang kaya dan Lazarus yang miskin (Lukas 16:19-31) perkataan Tuhan Yesus terhadap penjahat pada saat tergantung di kayu salib (Luk 23:43) Firdaus.. παραδεισος (paradeisos)..paradise-surga…kesaksian Paulus..Firdaus adalah surga (II kor 12:2-4)…nyawa diserahkan kepada Bapa di Surga (luk 23:46).

Kedua, Tempat dan hidup yang kekal bukan kematian kekal (II Kor 5:1b-2, Yoh 3:16). Kasih Allah sangat besar dan sangat nyata yang dibuktikan dengan memberikan PutraNya yang Tunggal “Yesus Kristus” menjadi jaminan dan tumbal keselamatan manusia berdosa yang menerima KasihNya/percaya kepadaNya. intinya Allah tidak mau manusia masuk neraka. Neraka di ciptakan untuk Iblis. Yudas 1:7..telah menanggung siksaan api yang kekal..Setan sudah di neraka atau belum ? Mat 8:29b..Kapan ? pada hari terakhir…Wah 20:10(TL)..orang berdosa duluan masuk neraka. Bagaimana caranya memastikan kita mempunyai kehidupan kekal ? Pertama, akuilah dosa kita pada Allah kita yang Kudus. Kemudian terimalah Juruselamat yang telah Allah sediakan. “Sebab, barang siapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan” (Roma 10:13). Yesus Kristus, Anak Allah, mati bagi dosa kita, dan Ia bangkit pada hari yang ketiga. Percayalah kabar baik ini ; percayalah Tuhan Yesus sebagai Juruselamat kita, dan kita akan selamat (Kisah 16:31; Roma 10:9-10). Yohanes menyederhanakan semua ini : “Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barang siapa memiliki Anak, ia memiliki hidup ; barang siapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup” (1 Yohanes 5:11-12).

 

Oleh : Pdt. PAULUS TIMANG, M.TH

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *