Gereja yang dewasa menghadapi Penganiayaan

Gereja yang dewasa menghadapi Penganiayaan

Lukas 21:12

“Tetapi sebelumnya itu kamu akan di tangkap dan dianiaya: kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku

Yesus memperingatkan tentang apa yang menjadi tanda dari zaman akhir, salah satu yang Yesus sampaikan ialah bahwa orang-orang yang dengan setia mengikut Yesus akan di serahkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa untuk dianiaya. Dan penganiayaan salah satu ujian dalam iman Kristen yang pasti akan di hadapi semua orang yang setia kepada Yesus.

Dalam agama atau iman sendiri penganiayaan bertujuan untuk melenyapkan kepercayaan dan menghentikan penyebaran kabar baik. Ini menjadi alasan kenapa dunia selalu ingin menyesah dan menganiaya orang percaya, membuat kita berhenti percaya kepada Yesus dan berhenti untuk mengabarkan kabar injil seperti yang Yesus tugaskan kepada kita.

Dalam suratnya, Paulus kepada timotius anak imannya dia berkata: “Memamang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya” (2 Timotius 3:12) yang artinya semakin dekat kita dengan Yesus semakin dunia ini membeci kita, karena dunia tidak akan menerima kita yang berasal dari Allah (Yohanes 15:18-19).

Ada hal yang harus selalu kita ingat dalam menghadapi penganiayaan:

  1. Yesus terlebih dahulu menerima penganiayaan.
  2. Yesus mengutus kita seperti domba ditengah kawanan serigala. (Matius10:16)
  3. Yesus menjadikan penganiayaan sebagai bukti kemurnia iman orang percaya. (Matius10:22)

Dan untuk dewasa dalam menyikapi penganiayaan gereja atau orang percaya harus memiliki cara pandang yang benar:

  1. Sebesar apapun penganiayaan itu, Yesus turut ambil bagian didalamnya. (Matius 10:19-20)
  2. Penganiayaan sebagai tempat bersaksi dan semakin jelas untuk menunjukan terang yang kita miliki. (Matius 10:18)
  3. Penganiayaan berkuasa merenggut tubuh jasmani tetapi tidak dengan Jiwa. (Matius 10:28)

Gereja dan orang Kristen tidak akan bisa menghindari penganiayaan, karena Yesus terlebih dahulu memikul penganiayaan itu. Seperti apa yang Yesus katakana bahwa “Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya” (Matius 10:24). Dunia akan terus berusaha menganiaya orang Kristen untuk menghentikan penyebaran dan bertumbuhnya iman kepada Yesus, karena dunia, iblis sadar bahwa Yesus membawa dan menawarkan kemenangan yang kekal bagi orang percaya bahkan semua manusia, karena Dia adalah terang dunia dan jalan keselamatan (Yohanes 8:12; 14:6).

Oleh : Billi Guido, S.Fill

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *