GEREJA YANG DEWASA MELALUI PENDERITAAN (II Timotius 3 : 12)

GEREJA YANG DEWASA MELALUI PENDERITAAN.

( Matured Through Suffering )

Memang SETIAP ORANG YANG MAU HIDUP BERIBADAH DI DALAM KRISTUS YESUS akan menderita aniaya.

II Timotius 3 : 12

Yesus dengan terus terang berkata bahwa keputusan kita untuk Percaya dan Mengikut Dia akan menyebabkan kita akan DIBENCI OLEH SEMUA BANGSA (Matius 24 : 9). Akibat kebencian itu kita akan mengalami berbagai macam Penderitaan sebagai orang Kristen. Hal ini bertolak belakang dengan PENGAJARAN KRISTEN DUNIAWI yang hanya berfokus kepada : Berkat, Kesuksesan dan kesembuhan secara jasmani. Kebencian dunia terhadap Kristus yang melahirkan kesulitan-kesulitan dan penderitaan bagi gereja dan orang Kristen sesungguhnya merupakan wujud dari KEBENCIAN IBLIS terhadap Kristus. Secara fakta saat ini, AGAMA KRISTEN DAN ORANG KRISTEN lah yang begitu di benci di banyak Negara di dunia ini. Ada beberapa sebab yang harus disadari oleh setiap orang Kristen, mengapa dunia (Iblis) sangat membenci Kristus dan Kekristenan :

  1. Karena Iblis tahu bahwa nama Yesus itu berkuasa dan memberikan JAMINAN KESELAMATAN bagi setiap orang yang percaya ( Kisah Para Rasul 2 : 14)
  2. Kehadiran Yesus dan orang Kristen sebagai TERANG DUNIA akan MENELANJANGI kejahatan (Yohanes 3 : 20)
  3. Kekristenan BUKANLAH MILIK DUNIA INI ( Yohanes 15 : 19 )

Agar dapat menjadi dewasa sebagai gereja dan orang Kristen melalui penderitaan ini, kita seharusnya yakin :

  1. Penderitaan sebagai bagian dari PROSES TUHAN untuk mendatangkan kebaikan bagi kita (Roma 8 : 28)
  2. Penderitaan sebagai sarana bagi kita untuk MENGALAMI MUJIZAT Tuhan (Ayub 42 : 5)
  3. Penderitaan bertujuan untuk MEMURNIKAN IMAN kita.( I Petrus 1 : 6 -7 )

Pastikan kita menjadi orang Kristen yang dewasa dan kokoh, bukan orang Kristen yang rapuh. Pandanglah tantangan dan penderitaan sebagai sarana untuk semakin bertumbuh dan bergantung kepada Tuhan.

Selamat hari Minggu, Selamat beribadah, Tuhan Yesus memberkati……..Shalom…….!!

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *