GEREJA YANG DEWASA DALAM MENGHADAPI KERUSAKAN MORAL

(2 Timotius 3:1-5)

Hari ini kita sedang hidup di zaman di mana kerusakan moral bukan lagi tersembunyi, tetapi begitu nampak bahkan dianggap sesuatu yang normal. Alkitab berkata; ITB 2 Tim. 3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang MASA YANG SUKAR. Bukan tentang bencana alam tapi karakter manusia yang RUSAK. Dan KERUSAKAN MORAL di daftarkan dalam ay. 2-5 dari bagian ini, kurang lebih 19 sifat dan ciri-ciri kerusakan moral; 1mencintai dirinya sendiri, 2menjadi hamba uang, 3membual, 4menyombongkan diri, 5pemfitnah, 6berontak terhadap orang tua,7tidak tahu berterima kasih, 8tidak mempedulikan agama, 9tidak tahu mengasihi, 10tidak mau berdamai, 11suka menjelekkan orang, 12tidak dapat mengekang diri, 13garang, 14tidak suka yang baik, 15suka mengkhianat, 16tidak berpikir panjang, 17berlagak tahu, 18lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah, 19 beribadah tapi tidak percaya akan Tuhan.

Ini bukan hanya terjadi di luar gereja melainkan dalam gereja dan orang-orang yang mengaku percaya kepada Tuhan (ay.5 ITB) Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Artinya BERAGAMA tapi tidak BERTUHAN, aktivitas rohani ada tapi tidak ada transformasi hidup, aktif dalam ritual PERIBADATAN tapi tidak hidup dalam PERTOBATAN (Yes.29:13; Mat.15;8-9).

Dengan demikian penting bagi gereja dan orang percaya memiliki kedewasaan dalam menghadapi keadaan dan situasi hari ini yang semakin jahat (Ef.5:15-16 bnd 1 Pet.4:7). Bagaimana caranya? Berdasarkan surat 2 Timotius ini ada 4B:

  • BERANI MENOLAK KEJAHATAN (2 Tim.3:5b)
  • BERPEGANG PADA FIRMAN ALLAH (2 Tim.3:14-15)
  • BERITAKAN FIRMAN (2 Tim.3:16; 4:2-5)
  • BERAKAR DALAM PERSEKUTUAN (2 Tim.3:10-11b; Mat.28:19-20b)

artinya hidup dalam bimbingan rohani dan BERSEDIA DI MURIDKAN

Dengan demikian hanya satu cara hidup diakhir zaman ini? Bukan berpusat pada diri sendiri. Bukan berpusat pada dunia. Tetapi BERPUSAT PADA YESUS KRISTUS DAN FIRMANNYA.

Pertanyaan bagi diri kita masing-masing sifat mana diatas yang di daftarkan yang masih melekat pada kita saat ini? Apakah iman kita hanya manis dimulut tapi pahit dalam perbuatan dan tindakan? Firman Allah berkata; ITBYes. 5:20 CELAKALAH mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit. Ingatlah! Jangan pernah menormalisasikan kejahatan dan mulai kompromi akan dosa karena itu hanya akan membawa kita kepada kerusakan moral dan kebinasaan.

Selamat hari minggu dan selamat beribadah. Tuhan Yesus Memberkati. Shalom.

Oleh : Ev. Geo Frayanus, M.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *