DEWASA DALAM MENJALANI PROSES PENDIDIKAN
ITB Amsal 3:11-12
Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi.
Banyak orang mengira kasih Tuhan hanya terlihat saat Tuhan memberkati, menolong, dan membuka jalan. Tetapi Amsal ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan juga terlihat saat Ia menegur, membentuk, dan mendisiplin hidup kita. Didikan Tuhan bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk membentuk karakter kita. ITB Ibrani 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.” (Bnd. Why. 3:19)
Didikan Tuhan mungkin tidak selalu nyaman, tetapi selalu membawa kebaikan bagi hidup orang yang mau taat kepada-Nya. Dua hal menurut Amsal dalam ayat ini, bagaimana dapat dewasa dalam menjalani proses pendidikan;
- “Jangan MENOLAK didikan Tuhan”
ITB Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
- “Jangan BOSAN akan peringatan-Nya”
ITB Amsal 12:1 Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.
Rahasia orang Kristen untuk dapat menjalani didikan atau proses Tuhan adalah: Memiliki hati yang mau diajar, percaya pada rencana Tuhan, tetap dekat dengan Tuhan, tetap taat walau belum mengerti, dan memahami bahwa Didikan Tuhan adalah Bukti Kasih-Nya. Saat mengalami dan menghadapi persoalan, milikilah keyakinan bahwa, Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.(1 Kor. 10:13 ITB)
Dalam Alkitab menunjukkan bahwa TUHAN MEMAKAI PROSES HIDUP UNTUK MEMURNIKAN IMAN, MEMBANGUN KETEKUNAN, DAN MENGHASILKAN KARAKTER KUAT. Tokoh-tokoh Alkitab seperti Abraham, Yusuf, Musa, Daud, Petrus, dan Paulus menjadi contoh nyata bagaimana Tuhan memakai proses panjang untuk mendewasakan dan mempersiapkan mereka.
Ingatlah bahwa Didikan Tuhan mungkin menyakitkan sesaat, tetapi pasti menghasilkan hidup yang kuat. (ITB Roma 5:3b-4) Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Oleh sebab itu jangan keluar dari proses Tuhan terlalu cepat, sebab mungkin di sanalah karaktermu sedang dibentuk dan berkat-berkatNya dipersiapkanNya bagimu.
Oleh : Ev. Geo Frayanus, M.Th