BUKTI ANAK YANG DEWASA SECARA ROHANI HIDUP RENDAH HATI

SURAT GEMBALA

Minggu, 17 JULI 2022

 

BUKTI ANAK YANG DEWASA SECARA ROHANI

HIDUP RENDAH HATI.

 

Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi KERENDAHAN HATI mendahului kehormatan. (Amsal 18 : 12)

 

Kata Rendah Hati (Humble) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah : Tidak sombong atau tidak angkuh. Seorang yang Rendah Hati adalah orang yang menyadari PASTI ADA KETERBATASAN ATAU KEKURANGAN pada dirinya. Ingatlah bahwa SETIAP MANUSIA PASTI MEMILIKI KELEBIHAN DAN JUGA KETERBATASAN didalam dirinya. Orang yang rendah hati tidak hanya focus pada kelebihan atau keunggulanya, tetapi juga selalu ingat bahwa ada kekurangan dan keterbatasan didalam dirinya. Oleh sebab itu orang yang rendah hati akan memperlihatkan ciri : MENGANGGAP ORANG LAIN LEBIH PENTING (Menghargai dan menghormati orang lain) DAN SIAP DITEGUR SERTA SELALU INGIN BELAJAR.

Salah satu rahasia berkat dan keberhasilan secara rohani adalah MEMILIKI KERENDAHAN HATI. Lawan dari rendah hati adalah KESOMBONGAN DAN KEANGKUHAN. Allah menentang orang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati (Yakobus 4 : 6; I Petrus 5 : 5). Amsal 11 : 2 : Jikalau KEANGKUHAN TIBA, TIBA JUGA CEMOOH, tetapi HIKMAT ADA PADA ORANG YANG RENDAH HATI. Artinya, bila kita hidup dalam keangkuhan dan kesombongan, musuh kita bukanlah manusia, tetapi Allah sendiri. Oleh sebab itu orang yang hidup dalam keangkuhan dan kesombongan itu sesungguhnya sedang berjalan menuju kehancuran yang PASTI akan terjadi.

Tentu kita menghendaki semua anak-anak kita akan diberkati dan dihormati. Oleh sebab itu, kita harus mengajar anak-anak kita untuk hidup dalam kerendahan hati. Agar anak-anak kita dapat hidup rendah hati, kita harus mengajarkan mereka untuk: Menghormati Tuhan, Menghormati orang Tua dan menghargai serta menghormati sesama SEBAGAI BENTUK PENGHORMATAN MEREKA KEPADA TUHAN. Tidak salah kalau kita bangga dengan kelebihan anak-anak kita, tetapi seharusnya mereka juga harus selalu di-ingatkan bahwa ada keterbatasan dan kekurangan yang ada pada mereka, yang membuat mereka akan menghormati dan menganggap orang lain lebih penting dan selalu ingin belajar dan siap di tegur. Hal ini akan melindungi anak-anak kita dari sikap congkak dan sombong yang ditentang oleh Tuhan (Yakobus 4 : 6; I Petrus 5 : 5), dan pasti juga dimusuhi oleh manusia, dimana pun dan kapanpun.

Ingatlah : Tinggi hati mendahului kehancuran TETAPI kerendahan hati mendahului kehormatan (Amsal 18 : 12). Dengan hidup rendah hati, artinya anak-anak kita sedang berjalan menuju tempat terhormat dalam hidupnya. Pastikan anak-anak kita hidup dalam kerendahan hati.

Selamat hari Minggu, Selamat Beribadah, Tuhan Yesus memberkati……!!

 

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *