MENGHORMATI ORANG TUA

MENGHORMATI ORANG TUA

AMSAL 23:22-25

 

Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua. Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian. Ayah seorang yang benar akan bersorak-sorak; yang memperanakkan orang-orang yang bijak akan bersukacita karena dia. Biarlah ayahmu dan ibumu bersukacita, biarlah beria-ria dia yang melahirkan engkau.

Shalom, Dalam kesepuluh perintah Allah, empat perintah pertama membahas hubungan vertikal kita dengan Allah. Perintah ke lima dan ke sepuluh adalah perintah yang berhubungan horizonal dengan orang lain atau manusia. Menarik sekali untuk kita renungkan dan pertanyakan mengapa  perintah Allah untuk menghormati orangtua ini benar-benar ditempatkan pada bagaian  pertama dan  dasar bagi semua hubungan social?  Menghormati orangtua adalah landasan moral, yang sangat penting sekali bagi kehidupan masa depan kita dan juga orangtua. Karena ketika kita menghormati orangtua, itu berarti kita menghormati Firman Allah dan Firman itu adalah Allah Sendiri. Jika seorang anak tidak menghormati otoritas orangtua, bagaimana mungkin dia akan menghormati otoritas masa depan seperti guru, pendeta, petugas polisi atau majikan atasan?“Hai anak-anak, taatilah orangtuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.” (Efesus 6:1).Mengapa  Penting menghormati orang tua? Perintah Allah. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.(Kel 20:12a). Lanjut Usia & Baik keadaan. Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu (Kel 20:12b, Ul 5:16). Takut akan Tuhan. Rasa Takut akan Tuhan diterjemahkan terhadap Rasa Hormat terhadap orang yang lebih tua. Engkau harus bangun berdiri di hadapan orang ubanan dan engkau harus menaruh hormat  kepada orang yang tua   dan engkau harus takut akan Allahmu;  Akulah TUHAN(Imamat 19:32). Suatu Ibadah. Tetapi jikalau seorang janda mempunyai anak atau cucu, hendaknya mereka itu pertama-tama belajar berbakti kepada kaum keluarganya sendiri dan membalas budi orang tua dan nenek mereka, karena itulah yang berkenan kepada Allah(I Tim 5:4)Tanda Orang Beriman. Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman(I Tim 5:8) dan yang terakhir,Syarat mutlak untuk bersaksi & melayani Tuhan dan sesama. (I Tim 3:12-13). Paling tidak ada dua cara menghormati orang tua menurut Amsal 23:22-25;

Pertama, Selalu Ingat dan memperhatikan didikan Orang tua(22a). Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau . Hearken to your father, who begot you(AMPC). Apa yang kita dengar sangat mempengaruhi kehidupan(hati, pikiran, perasaan dan tingkah laku) kita. Alkitab mencatat ada 2544 ayat yang berkaitan dengan “Bertelinga dan mendengarkan”. Tuhan Yesus dalam setiap pengajaran selalu sampaikan:” Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”(Mar 4:23, 7:16, Mat 11:15, 13:9).

Kedua, Menjaga nama baik dan bertanggungjawab terhadap orang tua(22b). Tidak menghina dan menelantarkan orang Tua(22b). Hidup dalam kebenaran dan tidak menjualnya(23a). Dapatkan/temukan & Bertanggungjawab terhadap karunia Hikmat, didikan, Petunjuk dan pengertian(23b). Dampak: Membuat orang tua Bersorak sorai(24a). Orang tua akan bersukacita, Beria-ria(24b,25). Hati yang gembira adalah obat yang manjur(Amsal 17:22a).  A happy heart is good medicine and a cheerful mind works healing, but a broken spirit dries up the bones (AMPC)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *