KELUARGA KORNELIUS

SURAT GEMBALA (Minggu, 30 JUNI 2019)

Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang PERWIRA PASUKAN yang disebut Pasukan Italia. Ia SALEH, ia serta SEISI RUMAHNYA TAKUT AKAN ALLAH, dan ia MEMBERI BANYAK SEDEKAH kepada umat Yahudi dan SENANTIASA BERDOA kepada Allah. (Kisah Para Rasul 10 : 1-2).

Sesuai dengan kebangsaan nya sebagai warga Negara Romawi, Kornelius seharusnya menganut paham POLYTHEISME, yaitu percaya akan banyak dewa. Tetapi Alkitab dengan jelas mencatat bahwa Kornelius beserta seisi rumahnya SALEH, TAKUT AKAN ALLAH, MEMBERI BANYAK SEDEKAH KEPADA UMAT YAHUDI DAN SENANTIASA BERDOA KEPADA ALLAH. Kesaksian kedua hambanya dan seorang prajuritnya menjelaskan bahwa Kornelius adalah SEORAANG PERWIRA YANG TULUS HATI, TAKUT AKAN ALLAH DAN TERKENAL BAIK DIANTARA SELURUH ORANG YAHUDI. Kenyataan ini menjadikan Kornelius tidak cukup untuk dikatakan hanya sebagai orang baik, tetapi dia adalah seorang yang TAKUT AKAN TUHAN, MEMELIHARA KEKUDUSAN HIDUP, MURAH HATI DAN MEMILIKI HATI YANG SENANTIASA MENCARI DAN BERHARAP KEPADA TUHAN. Semua PERBUATAN BAIK sudah dilakukan oleh Kornelius. Kerinduan hatinya untuk mencari Tuhan dijawab oleh Tuhan melalui Malaikat Tuhan yang memberitahukan dia untuk mencari Simon yang disebut Petrus yang tinggal dirumah Simon seorang penyamak kulit di Yope. Kornelius adalah seorang yang “CUKUP BAIK” secara manusia. Tuhan juga mengakui bahwa SEGALA DOA DAN SEDEKAHNYA TELAH NAIK KE HADIRAT ALLAH DAN ALLAH MENGINGAT DIA (KPR. 10:4), tetapi dia memerlukan KESELAMATAN didalam Yesus. Dalam rasa hormatnya kepada Tuhan dan perintah Tuhan, dia memanggil DUA ORANG HAMBANYA DAN SEORANG PRAJURIT YANG SALEH, untuk menemui Simon Petrus di Yope (KPR. 10:7). Hal ini menunjukan bahwa Kornelius seorang Perwira yang rendah hati yang sangat menghormati Tuhan dan Hamba Tuhan serta mentaati Firman Tuhan. Dia TERSUNGKUR didepan kaki Petrus saat Petrus masuk. Dia menghormati Petrus seperti dia menghormati Allah. Dia rindu dan siap untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan Allah kepada dia dan orang-orang yang bersama dengan dia melalui Petrus (KPR 10 : 33). Kerinduannya untuk MENCARI ALLAH membuat Allah memperhatikan dan menyelamatkan dia. Mazmur 9 : 10 – “Orang yang MENGENAL NAMAMU percaya kepada-Mu, sebab TIDAK KAU TINGGALKAN ORANG YANG MENCARI ENGKAU YA TUHAN. Kornelius bukanlah orang Yahudi, salah seorang dari murid Yesus atau orang Kristen,  tetapi dia TAKUT AKAN ALLAH dan MENCARI ALLAH. Sebagai orang Kristen hari ini, apakah kita adalah orang yang Saleh, Takut akan Allah, Memberi banyak sedekah dan SENANTIASA BERDOA kepada Allah? Kedua hamba dan prajuritnya mengenal dia sebagai Seorang Perwira yang TULUS HATI, TAKUT KAN ALLAH DAN TERKENAL BAIK DIANTARA SELURUH ORANG YAHUDI. Bagaimanakah orang lain mengenal kita hari ini? Apakah kita sebagai ORANG KRISTEN yang MECARI ALLAH atau sekedar mencari Sembuh, mencari sukses atau mencari Popularitas?

Selamat Hari Minggu, selamat beribadah, Tuhan yesus memberkati.

Oleh : Pdt. Rustam Miling, S.Th

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *